VIVAnews - Dua Presiden Direktur perusahaan minyak dan gas asing menjadi korban ledakan di Hotel Ritz Carlton dan JW Marriott, Mega Kuningan, Jakarta.
Kepala Divisi Hubungan Pemerintah dan Masyarakatdan Hubungan Kelembangaan Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Migas (BP Migas) Sulistia Hastuti Wahyu mengatakan, mereka masing-masing berasal dari Husky Oil dan Anandarko.
"Mereka sedang melakukan breakfast meeting di restoran Syailendra, Hotel JW Marriott," kata dia ketika dihubungi wartawan, Jumat 17 Juli 2009.
Presiden Direktur Husky yang diketahui bernama Kevin S Moore akan menjalani operasi di rumah sakit Metropolitan Medical Centre (MMC) karena mengalami patah kaki. Sedangkan Gary Ford, presiden direktur Anandarko kemunginan akan dievakuasi ke Singapura karena menjalani luka yang cukup parah.
Selain, itu dua petinggi PT Freeport Indonesia (FPI) juga menjadi korban ledakan bom di Hotel Ritz-Carlton dan JW Marriot Kuningan pagi tadi.
Juru bicara Freeport Indonesia Mindo Pangaribuan mengatakan, dua karyan FPI itu mengalami luka-luka. Saat ini mereka sedang menerima perawatan medis. "Saya tidak bisa menyebutkan namanya," kata dia.
Namun dari informasi yang diterima wartawan, kedua orang tersebut adalah Dave Potter dan Adrianto Machribi. Dave saat ini menjabat sebagai salah satu direktur di Freeport. Sedangkan Adrianto merupakan mantan Direktur Utama Freeport yang saat ini menjabat sebagai komisaris.