Nasional
Kereta Api Tabrak Bus di Klaten

Korban Tewas Jadi 16 Orang

Korban tewas tabrakan maut antara KA dengan minibus terus bertambah.

Senin, 6 Juli 2009, 06:58 WIB
Ismoko Widjaya
  (Antara/ M Ali Khumaini)

VIVAnews - Korban tewas tabrakan maut antara kereta (KA) Prambanan Express (Pramex) jurusan Solo-Yogyakarta dengan sebuah minibus yang mengangkut rombongan tamu pernikahan, Minggu 5 Juni 2009, pagi, terus bertambah. Kini, total korban tewas mencapai 16 orang.

Hingga tengah malam tadi, korban tewas yang semuanya adalah penumpang minibus menjadi 16 orang. Sebelumnya hingga kemarin sore korban tewas mencapai 11 orang.

Selain itu, sembilan penumpang lain mengalami luka parah. Hingga tengah malam, Senin, 5 Juli 2009, Bagian kepala lokomotif kereta api Pramex ini masih teronggok di lintasan kereta api, bersama bangkai mini bus yang mengangkut iring iringan rombongan pengantin.

Menurut salah satu korban selamat, Parjiyo, saat peristiwa terjadi hampir seluruh penumpang yang jumlahnya sekitar 26 orang tidak sempat menyelamatkan diri. Tak kecuali pengendara sepeda motor yang berada persis di lintasan rel.

Karena begitu keras benturan itu, rombongan iring-iringan temantan dari kecamatan Sumber Lawang, Kabupaten Sragen ini kebanyakan tewas di lokasi kejadian dengan luka mengenaskan.

Mini bus dengan nomor polisi AD 1444 BE ini tertabrak KA Pramex di lintasan kereta api tanpa palang di Dusun Jombor, Kecamatan Ceper, Klaten. Saat peristiwa terjadi bus yang saat itu hendak melintas di lintasan kereta api tanpa palang terpaksa berhenti karena ada pengendara motor yang motornya mogok.

Saat menunggu motor melintas, mesin bus giliran mogok. Di saat bersamaan kereta api datang yang seketika langsung menabrak bus hingga terseret 500 meter. Jenazah korban luka langsung dibawaa ke Rumah Sakit Islam Klaten untuk mendapat perawatan.

Untuk korban tewas di bawa ke kamar mayat RSUD Klaten. Sejumlah keluarga korban tampak sedih dan syok atas kejadian ini. Peristiwa ini bukanlah kali pertama. Pada Hari Raya Idul Fitri tahun lalu, tiga dari lima rombongan pemudik juga tewas ditabrak kereta api tepat di lintasan tanpa palang ini.

Laporan: Effendy Rois l ANTV-Solo

ismoko.widjaya@vivanews.com

 



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ