VIVAnews - Delapan kru maskapai penerbangan Lion Air suspect flu babi, saat ini, Jumat 3 Juli 2009 sedang diambil sampel darahnya, dan akan dikirim ke Jakarta untuk diketahui hasilnya selama lima hari.
"Sudah kami ambil sampel darahnya, dan tinggal menunggu hasil selama lima hari," kata Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan, Rachamt Latif kepada VIVAnews.
Selama lima hari itu, untuk sementara, ke delapan kru Lion Air tersebut dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Wahidin Sudiro Husodo, untuk menjaga kemungkinan bila ternyata hasilnya positif.
"Mereka kami larang berhubungan dengan siapapun, karena akan berbahaya bila ada kontak langsung," tuturnya.
Delapan kru Lion Air maskapai Lion Air di duga terkena virus flu babi, dan mereka antara lain Pilot (Is), Co pilot (De), Pramugari Ds, La, Np, As, Da.
Mereka mengaku mengalami gejala flu usai terbang dari Papua, sesudah take off dari Papua dan pada saat tiba di Makassar, dideteksi alat pengukur alat sushu badan, dan ternyata memang cukup tinggi. Kemudian mereka direkomendasikan memeriksakan ke rumah sakit.
Laporan: Rahmat Zeena | Makassar
• VIVAnews