VIVAnews - Keputusan pemerintah menutup sementara jalur pengiriman Tenaga Kerja Indonesia ke Malaysia disinyalir tidak serius.
"Yang distop hanya TKI yang melalui Bandara Soekarno Hatta," kata Ketua Himpunan Pengusaha Jasa TKI (Himsataki) Yunus Yamani kepada VIVAnews di Jakarta, Rabu, 1 Juli 2009.
Sesuai surat edaran yang dikeluarkan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi, penghentian pengiriman TKI ke Malaysia hanya melalui Bandara Soekarno Hatta Jakarta. Sedangkan, pengiriman TKI melalui daerah di luar Jakarta masih diperbolehkan.
Padahal, dia menambahkan, jumlah TKI ke Malaysia melalui Bandara Soekarno Hatta diperkirakan tak lebih dari 10 persen. "Sisanya berangkat dari Semarang, Surabaya, Bogor, Bandung, Batam, Medan, Tanjung Pinang, Sulawesi, dan Kalimantan. Ini namanya tidak adil untuk Jakarta," kata dia.
TKI yang diberangkatkan melalui anggota Himsataki, menurut dia, tidak mengalami hambatan. "Semua bisa berangkat tanpa hambatan," ujarnya.
Pemberangkatan terakhir TKI ke Malaysia dari anggota Himsataki berasal dari Semarang dan Solo. "Jumlahnya tak lebih dari 100 orang," katanya. hadi.suprapto@vivanews.com