VIVAnews - Bentrok antara massa dengan anggota Brimob terjadi di Desa Enarotali, Kota Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua, siang tadi, Rabu 30 Juni 2009. Akibatnya, satu warga sipil tewas, tiga luka-luka dan satu anggota Brimob terluka terkena panah.
PLH Humas Polda Papua AKBP Nurhabri menyatakan, dilaporkan siang tadi telah terjadi bentrok antara warga sipil dan sejumlah anggota Brimob. "Satu orang sipil tewas tertembak dan satu lagi dari anggota Brimob kena panah pada pantatnya," kata Nurhabri kepada VIVAnews, Selasa 30 Juni 2009.
Nurhabri mengatakan, saat itu, terjadi cekcok antara kedua suku yang berlanjut dengan saling serang di lapangan sepak bola Suharto Enarotali. Sebagian kelompok massa berlarian ke jalan raya melewati depan pos satgas Brimob penugasan Polda Papua.
Anggota yang melihat kelompok massa menuju pos tersebut menganggap mereka akan menyerang pos polisi, sehingga langsung mengeluarkan tembakan untuk mencegah massa mendekat.
Peristiwa itu mengakibatkan empat warga tertembak, satu meninggal dan tiga luka-luka. Sementara korban dari pihak kepolisian satu orang kena busur panah. Saat ini korban luka dilarikan ke RSUD Nabire.
Laporan: Banjir Ambarita | Papua
• VIVAnews