Nasional
Kader Demokrat Aniaya Wartawan

Rizal Minta Maaf dan Akan Pecat Anggotanya

Rizal meminta kepada wartawan untuk tidak melakukan aksi boikot.

Jum'at, 26 Juni 2009, 09:16 WIB
Amril Amarullah
Tim SBY-Boediono Imbau JK Minta Maaf : Rizal Mallarangeng (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Juru Bicara tim kampanye SBY-Boediono Rizal Mallarangeng meminta maaf atas insiden kekerasan yang dilakukan kader Partai terhadap wartawan Sinar Harapan, Ode Data Julia Vanduk, pagi tadi, Jumat 26 Juni 2009 saat akan meliput rangkaian kampanye cawapres Boediono di Jayapura, Papua.

"Minta maaf atas perlakukan anggota kami, dan kami akan pecat dia bila memang terbukti bersalah," kata Rizal Malarangeng saat mendampingi wartawan menjalani pemeriksaan,  Jumat 26 Juni 2009.

Namun demikian, Rizal meminta kepada wartawan untuk tidak melakukan aksi boikot terhadap rentetan kampanye Boediono selama di Jayapura, Papua.

"Silahkan kalian menempuh jalur hukum, tetapi tolong tidak perlu ada aksi boikot karena akan merugikan kami nantinya," tuturnya.

Peristiwa penganiayaan itu sendiri berawal saat sejumlah wartawan yang hendak meliput rentetan kampanye calon wakil presiden Boediono di Papua. Tiba-tiba seorang wartawan diserang oleh sejumlah kader partai Demokrat.

Belum diketahui motif dari pemukulan tersebut. "Kami belum tahu persis apa maksud pemukulan tersebut, saat itu kami sama-sama akan menuju bandara untuk meliput kedatangan Boediono," ujar salah seorang wartawan.

Laporan: Banjir Ambarita | Papua

• VIVAnews
Rating
Komentar
andre
27/06/2009
memang partai demokrat itu partainya orang2 yang arogan........tunggu aja bakalan kena batunya tuh....
Balas   • Laporkan
golput
26/06/2009
Sebaiknya kita tunggu dulu dan melihat masalah apa ini sebenarnya ... Siapa tahu ada provokasi dibalik pengeroyokan ini.
Balas   • Laporkan
arfian
26/06/2009
nah itu dia.. Byk rakyat cerdas khawatir bahwa 5 tahun ke depan SBY-Boed akan melakukan kebijakan2 tidak populer karena sudah tidak ada kepentingan "image baik" tuk kampanye 2014. justru saya beranggapan jika masih ada JK sbg wakil SBY periode 2009-2014,
Balas   • Laporkan
Santo-Jatim
26/06/2009
Wah belum jadi aja udah arogan. Apalagi kalau udah jadi... lanjutkan...????
Balas   • Laporkan
jerry
26/06/2009
Itu yang dinamakan arogansi kader dari demokrat, mungkin meniru peminpinnya yang suka arogan
Balas   • Laporkan
beni
26/06/2009
Sekarang udah jelas tho, gaya arogannya..., wah kalo menang gimana nasib negeri ini.....semakin hancur karena arogannya yang dipakai
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ