Nasional
Kader Demokrat Aniaya Wartawan

Wartawan Ancam Boikot Kampanye Boediono

Polisi dan Partai Demokrat diminta memyelesaikan masalah ini.

Jum'at, 26 Juni 2009, 08:34 WIB
Amril Amarullah
  (AP Photo/Nick Ut)

VIVAnews - Sejumlah wartawan baik cetak maupun elektronik di Jayapura, Papua mendesak Polisi dan Partai Demokrat, menyelesaikan kasus penganiayaan seorang wartawan Sinar Harapan, Ode Data Julia Vanduk. Bila tidak aksi boikot akan dilakukan.

"Kami minta Polisi dan Partai Demokrat memyelesaikan masalah ini, bila tidak akan kami boikot seluruh safari kampanye Boediono selama di Papua," ujar seorang wartawan dihadapan polisi saat melakukan pemeriksaan, Jumat 26 Juni 2009.

Rencananya calon wakil presiden Boediono akan melakukan kunjungan ke sejumlah pasar di Papua, yakni pasar tradisional Yotefa Abepura untuk berdialog dengan pedagang.

Peristiwa penganiayaan itu sendiri berawal saat sejumlah wartawan yang hendak meliput rentetan kampanye calon wakil presiden Boediono di Papua. Tiba-tiba seorang wartawan diserang oleh sejumlah kader partai Demokrat.

Belum diketahui motif dari pemukulan tersebut. "Kami belum tahu persis apa maksud pemukulan tersebut, saat itu kami sama-sama akan menuju bandara untuk meliput kedatangan Boediono," ujar salah seorang wartawan.

Laporan: Banjir Ambarita | Papua

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ