VIVAnews - Tim Densus 88 Polri hingga kini masih melakukan pengejaran terhadap pimpinan Pondok Pesantren Al-Muaddib Cilacap, Jawa Tengah, Baridin alias Bahrudin Latif.
Baridin melarikan diri sesaat sebelum penggrebekan. Tim Densus hanya menangkap dua pengurus pondok yang akhirnya dilepaskan lagi.
Saat ini, Kamis 25 Juni 2009 suasana pondok pesantren Al-Muaddib, Desa Pesuruhan, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap kini tak ada aktifitas. Santri dan pengurusan pondok tidak lagi tinggal pasca penggrebekan tim Densus 88 kemarin.
Target utama tim densus sendiri yakni Baridin alias Bahrudin Latif, Ketua Yayasan Pondok melarikan diri, kini keberadaan Baridin terus diburu tim densus 88. Saat penangkapan sempat dicokok wasum kakak baridin dan muhamad irfan, pengurusn pondok pesantren.
Keduanya sempat dibawa ke jogjakarta rumah tinggal badrudin di Gading Kumendaman Sleman Yogyakarta, namun di rumah tersebut juga tidak ada baridin, tim densus akhirnya melepaskan dua tangkapan yang dijadikan penunjuk jalan.
Kini tim Densus 88 kemungkinan masih menyisir sekitar wilayah eks-Karesidenan Banyumas Jateng untuk memburu dua target utama kelompok teroris singapura baridin dan husamudin mistam asal Purbalingga Jateng.
Laporan: Sonik Jatmiko | Cilacap (antv)