VIVAnews - Tentara Nasional Indonesia kembali mendapat kepercayaan dari PBB untuk mengirim pasukan satuan tugas kompi mekanis dalam misi PBB di Unifil Lebanon.
Permintaan pengiriman pasukan, berdasarkan informasi dari Penasehat Militer Perwakilan Tetap Republik Indonesia New York tentang permintaan resmi PBB untuk penambahan kompi baru di Unifil.
Pengiriman ini merupakan kelanjutan dari pengiriman pasukan yang telah berada di Lebanon, dan ini membuktikan mendapat kepercayaan dari PBB, bahwa pada pengiriman personel terdahulu telah dapat melaksanakan tugas dengan baik dalam menjaga perdamaian dunia.
Terkait dengan permintaan dari PBB tersebut, TNI akan menyiapkan satu Kompi Infanteri Mekanis, yang akan tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Infanteri Mekanis untuk misi perdamaian PBB di Lebanon dan pengirimannya direncanakan pada bulan Oktober 2009.
Sebagai tindak lanjutnya, Panglima TNI mengeluarkan Surat Telegram kepada Kepala Staf Angkatan serta Asisten Panglima TNI dan Kabalakpus terkait untuk menyiapkan Kompi Mekanis yang akan dikirim ke Lebanon, dimana personel tersebut terdiri dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU serta pendukung lainnya dari unsur-unsur terkait seperti Satkomlek TNI, Puspen TNI, Kesehatan TNI, Hukum dan Bintal TNI.
Sebagai supervisi penyiapan Satgas Kompi Infanteri Mekanis yang bertugas melakukan perekrutan, penyeleksian personel serta penyelenggaraan latihan pra tugas adalah Asisten Operasi Panglima TNI, yang pelaksanaanya pada bulan Juni sampai dengan Agustus 2009, dan pada bulan Oktober 2009 Satgas Kompi Infanteri Mekanis siap diberangkatkan ke daerah misi (sesuai jadwal dari PBB).