Nasional

PBB Akan Periksa Alutsista TNI di Lebanon

Pengecekan untuk mengetahui sedini mungkin kondisi alat tersebut.

Senin, 15 Juni 2009, 09:57 WIB
Amril Amarullah
PBB periksa peralatan TNI di Lebanon (Dokumentasi Puspen TNI)

VIVAnews - Tim PBB melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah alat utama sistem senjata (alutsista) dan perlengkapan yang digunakan TNI, yang tergabung dalam kontingen Garuda XXIII-C di Lebanon Selatan.

Penggelaran alutsista dan material yang dilakukan oleh tim internal Indobatt secara teliti memeriksa satu persatu kelengkapan dan kesiapan kendaraan tempur dan kendaraan operasional yang akan menjadi sasaran inspeksi Tim PBB.

Pengecekan awal terhadap kondisi alutsista dan material Satgas dimaksudkan untuk mengetahui sedini mungkin kondisi alat tersebut, sehingga apabila ada kekurangan dan ketidaksiapan segera dapat diperbaiki.

PBB akan memberikan penilaian apakah Satgas dinyatakan siap atau tidak untuk melaksanakan operasi penjaga perdamaian di Lebanon Selatan di bawah Unifil, dengan strandar kelayakan 75% alutsista dan material Satgas harus memenuhi syarat dan siap operasi.  

Jika dalam pemeriksaan tersebut kondisi alutsista dan material Satgas dibawah 75 %, maka dapat dinyatakan tidak siap operasi dan dapat direpatriasi atau dipulangkan ke negara asal.

Bagi negara penyumbang pasukan di PBB atau TCC (Troops Contributing Countries) yang menggunakan sistem wet lease seperti Indonesia, COE merupakan kegiatan yang harus  dipersiapkan,  karena apabila ada salah satu peralatan yang dinyatakan tidak siap pakai maka akan berpengaruh terhadap reimbursement (pembayaran kembali).   

Satgas Yonif Mekanis  TNI Konga XXIII-C yang berjumlah 850 personel dibawah komando Letkol Inf R. Haryono (Abituren Akmil 1991) dilengkapi dengan alutsista dan material yang membutuhkan perawatan dan tanggung jawab yang sangat besar, seperti kendaraan tempur VAB, BTR, Panser, kendaran berat dan ringan serta material pendukung yang lain termasuk perlengkapan perorangan. 

Tim PBB dijadwalkan akan memeriksa kesiapan pasukan TNI Konga XXIII-C pada 22 – 23 Juni 2009 mendatang. Pada COE pertama yang dilakukan beberapa bulan yang lalu alutsista dan material Indobatt/Konga XXIII-C dinyatakan lulus inspeksi dan 93 % dinyatakan siap operasi.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ