VIVAnews - Sebanyak 12.847 siswa Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menegah Kejuruan di Nusa Tenggara Timur dipastikan tidak lulus Ujian Akhir Nasional (UAN). Total peserta UAN tahun 2009 sebanyak 47.011 siswa, yang tersebar di 21 kabupaten dan kota.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga NTT, Thobias Uly mengatakan, pengumuman hasil ujian akan berlangsung serentak pekan depan. "Hasil UAN baru tiba di Kupang, dan akan diserahkan ke setiap kabupaten untuk persiapan pengumuman. Paling lambat Selasa mendatang, sudah diumumkan oleh setiap sekolah," kata Thobias saat dihubungi Sabtu 13 Juni 2009.
Menurutnya, dari 38.069 peserta UAN SMA di NTT, yang dinyatakan lulus sebanyak 26.724 siswa siswa atau mencapai 70,2 persen atau melampaui target kelulusan tahun ini yang di patok 70 persen. "Yang tidak lulus 11.345 siswa atau 27,8 persen. Tahun 2008 lalu, kelulusan hanya 62,75 persen," kata Thobias, yang kini dipercayakan sebagai pejabat Bupati Sabu Raijau.
Dia menambahkan, untuk hasil UAN SMA program IPA, prosentase kelulusannya mencapai 79,8 persen, IPS 63,5 persen dan bahasa 79,4 persen. Sedangkan prosentase kelulusan SMK mencapai 83,2 persen atau hanya 7.439 peserta UAN yang dinyatakan lulus, sementara sisanya 1.502 tidak lulus.
"Hasil UAN SMK mengalami penurunan 0,4 persen dari kelulusan tahun 2008 yang mencapai 83,6 persen. Penurunan ini disebabkan karena standar kelulusan mengalami kenaikan menjadi 5,50," jelas dia.
Para siswa yang tak lulus UAN, masih dapat mengikuti ujian nasional program kesetaraan melalui jalur pendidikan luar sekolah. Ujian nasional program kesetaraan ini dijadwalkan berlangsung 23-26 Juni mendatang.
"Mereka yang tak lulus UAN, silahkan mendaftar ke panitia ujian kesetaraan," kata Kepala Sub Dinas Pedidikan Luar Sekolah, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga NTT, Marthen Dira Tome. Persiapan ujian kesetaraan sedang berlangsung, dan panitia sementara mengagendakan naskah ujian.
Laporan: Jemris Fointuna|Kupang