VIVAnews - Sebanyak 72 siswa-siswi korban musibah Situ Gintung memperoleh bantuan dana berupa beasiswa pendidikan. Bantuan dari Bakrie Untuk Negeri (BUN) itu sebagai wujud dari kelanjutan bagi anak-anak korban bencana.
"Keberlanjutan pendidikan mereka (siswa korban Situ Gintung) harus menjadi prioritas," kata Ketua Badan Pelaksana Harian Bakrie Untuk Negeri, Hisyam Sulaiman dalam acara Penyerahan Bantuan Biaya dan Fasilitas Pendidikan Bagi Siswa Siswi Korban Bencana Situ Gintung.
Berdasarkan data yang ada, banyak anak-anak korban Situ Gintung yang kehilangan orang tuanya. Sehingga mereka perlu dibantu biaya untuk melanjutkan pendidikannya, yang tersebar di 16 sekolah mulai dari SD hingga SMU/SMK di wilayah Tangerang Selatan.
Bantuan lain yang juga diberikan BUN adalah dalam bentuk bantuan berupa fasilitas pendidikan yang dibutuhkan beberapa sekolah di wilayah tersebut.
Bantuan ini langsung diserahkan kepada pihak sekolah berupa beasiswa, dengan demikian siswa-siswi tersebut akan terbebas dari biaya-biaya pendidikan selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
Total bantuan biaya pendidikan dan fasilitas pendidikan, sampai saat ini yang akan
disalurkan jumlahnya mencapai Rp 162 Juta.
Tidak hanya itu, upaya BUN untuk meringankan beban penderitaan pra korban, akan direncanakan untuk menyalurkan bantuan usaha bagi korban Musibah Situ Gintung.