VIVAnews - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno optimistis pencairan dana stimulus yang sempat tertahan di Departemen Keuangan akan cair bulan ini. Dana stimulus yang masih belum cair itu sebesar Rp 68 miliar dari total dana sebanyak Rp 300 miliar untuk Depnakertrans.
"Terakhir, dana sebanyak Rp 68 miliar masih dibintang (diberi tanda bintang)," kata Erman di kantor Gatot Subroto Jakarta, Rabu, 6 Mei 2009.
Kendati demikian, Erman sudah mengirimkan surat terkait dana yang belum cair tersebut kepada Departemen Keuangan. "Bulan ini pasti sudah cair," katanya.
Dia menambahkan, sebagian dana tersebut akan digunakan menambal kekurangan dana pembekalan akhir pemberangkatan (PAP) calon tenaga kerja Indonesia (TKI) dan pembuatan kartu tenaga kerja luar negeri (TKLN) yang juga dianggarkan dalam dana stimulus dari APBN. "Dana PAP dan kartu TKLN dialokasikan sebesar Rp 30 miliar," ujar Erman.
Proses PAP dan pembuatan kartu TKLN tersebut seharusnya ditagihkan kepada para calon TKI yang akan berangkat ke negara penempatan dengan biaya masing-masing sebesar Rp 30 ribu, sehingga masing-masing calon TKI dikenai biaya sebesar Rp 60 ribu.
"Jika dikalikan dengan rata-rata pengiriman TKI setiap tahun sekitar 700 ribu orang, maka kebutuhan dana sebesar Rp 42 miliar. Padahal dana stimulus hanya Rp 30 miliar. Sehingga, sisanya sebanyak Rp 12 miliar akan diambilkan dari dana Rp 68 miliar yang kena tanda bintang tersebut," ujarnya.