Nasional

Telkom Minta Tak Ada Dividen Khusus

Pertimbangan meniadakan dividen khusus tersebut seiring memburuknya ekonomi global.

Rabu, 6 Mei 2009, 15:32 WIB
Antique, Syahid Latif
Ilustrasi Menara BTS (flickr.com)

VIVAnews - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) meminta pengenaan dividen khusus (special dividen) tahun ini ditiadakan. Hal itu akibat penurunan kinerja keuangan perseroan dengan maraknya perang tarif sepanjang 2008.

Seperti diketahui, dua perusahaan pelat merah yaitu Telkom dan PT Bank Mandiri Tbk tahun lalu memberikan dividen spesial kepada pemegang saham. Selain memberikan dividen biasa 50 persen, Telkom juga mengalokasikan 15 persen untuk dividen spesial tersebut.

"Untuk dividen biasa, kami serahkan sepenuhnya kepada pemerintah," ujar Direktur Utama Telekomunikasi Indonesia Rinaldy Firmansyah usai BUMN Executive Breakfast Meeting di kantor Bulog, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu, 6 Mei 2009.

Menurut Rinaldy, pihaknya sampai kini belum mengusulkan besaran dividen yang akan dibawa dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).

Dividen yang terkait setoran kepada negara tersebut, seluruhnya diserahkan manajemen kepada pemegang saham termasuk didalamnya pemerintah.

Di tempat terpisah, Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) M Said Didu memperkirakan setoran dividen spesial untuk kinerja 2008 dari dua perusahaan itu kemungkinan tidak akan dikenakan. "Kekurangan setoran dividen kepada negara akan kami tutupi dari dividen interim yang diputuskan pada akhir tahun," kata dia.

Said menuturkan, pertimbangan meniadakan dividen khusus tersebut seiring memburuknya ekonomi global yang secara tidak langsung berpengaruh pada ekutitas perusahaan BUMN.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ