Nasional
Kuartal I-2009

Telkom Diperkirakan Masih Rugi Kurs

Sejumlah perusahaan pelat merah masih ada yang mengalami rugi kurs hingga kuartal I-2009.

Selasa, 5 Mei 2009, 16:33 WIB
Arinto Tri Wibowo, Syahid Latif
Ilustrasi Menara BTS (flickr.com)

VIVAnews – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) diperkirakan masih mengalami rugi kurs pada kuartal I-2009. Namun, tidak diungkapkan berapa nilai kerugian tersebut.

“Telkom pada kuartal pertama masih mengalami rugi kurs, tapi di akhir tahun diperkirakan bisa menikmati keuntungan,” kata Sekretaris Kementerian BUMN, M Said Didu, di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa 5 Mei 2009.

Sebelumnya, Direktur Utama Telkom, Rinaldi Firmansyah, mengatakan, perseroan diperkirakan mengalami rugi kurs hingga Rp 1 triliun untuk tahun buku 2008.

Said melanjutkan, sejumlah perusahaan pelat merah masih ada yang mengalami rugi kurs hingga kuartal I-2009. Namun, kondisi tersebut akan terkoreksi pada pertengahan tahun, karena perusahaan mulai menikmati keuntungan kurs mulai April 2009.

Selama ini, nilai tukar rupiah yang diperhitungkan adalah 11.000/US$.

Kendati mengalami rugi kurs, Said menambahkan, BUMN-BUMN tersebut memiliki arus kas yang cukup kuat, sehingga memiliki cadangan jika harus membayar utang dalam dolar AS.

Said memaparkan, kinerja seluruh BUMN selama kuartal I-2009 umumnya melampaui target rencana kerja anggaran perusahaan (RKAP). Namun, terdapat 1-2 perusahaan yang tidak melampaui target karena rugi kurs dan kesalahan pencatatan akuntansi.

“Berdasarkan laporan, RKAP perusahaan tidak ada yang melenceng," kata dia.

Bahkan, dia melanjutkan, terdapat sejumlah BUMN yang mencapai kinerja lebih tinggi dari RKAP.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ