Nasional

Kecurangan Ujian Nasional Terekam di Video

Terlihat beberapa siswa memindahkan kunci jawaban dari ponsel ke kertas kecil.

Kamis, 30 April 2009, 22:09 WIB
Arfi Bambani Amri
  (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Praktik kecurangan pelaksanaan Ujian Nasional  (UN) terus terjadi. Komunitas Air Mata Guru (KAMG) merilis temuan kecurangan di berbagai Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) di Medan, Sumatera Utara.

Tim investigasi KAMG juga menemukan video rekaman praktik kecurangan yang dilakukan peserta UN sebelum pelaksanaan ujian. Dalam video berdurasi sekitar tiga menit, terlihat beberapa siswa memindahkan kunci jawaban dari hand phone ke kertas kecil. Selain bukti rekaman KAMG juga menemukan ratusan lembar kunci jawaban.

Kecurangan pelaksanaan UN sedikitnya terjadi di 15 SLTP yang ada di kota Medan, mayoritas kecurangan terjadi di sekolah-sekolah favorit yang selama ini tingkat kelulusannya cukup tinggi. “Rata-rata kunci jawaban telah beredar di kalangan siswa sebelum pelaksanaan UN,” ujar Deni Boy Saragih kordinator KAMG di sekretariatnya Jalan Sei Merah, Medan, Kamis 30 April 2009.

Menurut Deni, modus yang paling banyak dilakukan dengan mengirimkan kunci jawaban melalui pesan singkat (SMS) hand phone. Oleh siswa kunci jawaban itu disebarkan dan dipindahkan ke kertas kecil yang kemudian diseludupkan ke ruang ujian. “Bahkan ada siswa yang telah ramai di sekolah sejak pukul 6 pagi, saat pengawas belum tiba,” katanya.

KAMG sendiri hingga saat ini masih menginvestigasi asal  kunci jawaban yang beredar dikalangan peserta UN. Hal ini membuktikan belum siapnya sekolah dan siswa untuk mengikuti UN, karena berdasarkan hasil try out terakhir tingkat kelulusan siswa hanya 40 persen.

Untuk itu ia meminta pemerintah menanggapi serius kasus kecurangan UN yang telah terjadi sejak UN dijadikan standarisasi kelulusan. Temuan ini rencananya akan diserahkan ke Dinas Pendidikan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Laporan Budi Satria | Medan (ANTV)

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ