Nasional
Pemilu Presiden 2009

Din Syamsuddin Sindir Manuver Koalisi Partai

Koalisi yang dibangun antar partai harus menjunjung tinggi kepentingan masyarakat.

Rabu, 29 April 2009, 17:38 WIB
Ismoko Widjaya, Muhammad Hasits
Presiden Yudhoyono dan Din Syamsuddin (Biro Pers Istana Presiden/Abror Rizki)

VIVAnews – Manuver koalisi partai politik jelang Pemilu Presiden 8 Juli mendatang dinilai tidak berdasarkan suka atau tidak suka. Namun, koalisi yang dibangun antar partai harus menjunjung tinggi kepentingan masyarakat.

"Jangan hanya like or dislike (suka atu tidak suka). Koalisi harus dibangun berdasarkan kesamaan wawasan," kata Ketua PP Muhammadiyah, Din Syamsudin usai bertemua dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu 29 April 2009.

Karena itu, koalisi yang dibangun parpol harus berdasarkan kepentingan rakyat. Sehingga, koalisi yang tercipta akan berjalan dengan baik selama periode pemerintahan mendatang berlangsung.

Din menambahkan, pelaksanaan Pemilu 2009 jangan menjadi ajang untuk perebutan kursi kekuasaan (power strugle) dengan menghalalkan segala cara. "Jangan mengabaikan aspirasi rakyat," kata dia.

Untuk dalam rekomendasi hasil sidang Tanwir Muhammadiyah di Lampung, Muhammadiyah mengharapkan agar elit politik yang terpilih sebagai pemimpin, sebaiknya melepaskan jabatannya di partai. Tujuannya agar mereka yang masuk dalam pemerintahan dapat berkonsentrasi untuk memimpin bangsa dan negara.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Arif Snjaya
29/04/2009
lhuuu kata ape? mau cara jabatan yaaa ???. Biasalah PDKT..
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ