Nasional

400 Korban Tsunami Masih Mengungsi

Padahal, Badan rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias, sudah bangun 140 ribu rumah

Rabu, 15 April 2009, 17:28 WIB
Amril Amarullah, Muhammad Riza
Tsunami di Aceh (www.jtic.org / Yuichi Nishimura, Hokkaido University)

VIVAnews - Sebanyak 400 kepala keluarga korban tsunami, yang menempati barak penampungan sementara, hingga kini belum mendapat fasilitas tempat tinggal yang layak. Padahal, Badan rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias, sudah membangun 140 ribu rumah.

"BRR sudah membangun sebanyak 140 ribu Rumah, 400 KK masih tinggal di barak, tapi mereka sudah tahu kapan dan dimana mereka akan dapat rumah," Kata Kepala BRR Aceh-Nias, Kuntoro Mangkusubroto, di Banda Aceh, 15 April 2009.

Menurut kuntoro banyaknya permasalahan perumahan di Aceh yang tidak selesai, karena ulah dari kontraktor nakal, yang meninggalkan pekerjaaanya. BRR telah melaporkan para kotraktor itu kepada pihak kepolisian.

"Kami sudah menyerahkan semua nama-nama kontraktor itu kepada polisi untuk diproses sesuai dengan hukum," katanya.

Kuntoro juga menyebutkan, masih ada enam proyek yang belum diselesaikan BRR dan akan dilanjutkan pemerintah Aceh. Proyek itu antara lain perumahan korban tsunami di Pulau Aceh dan Simeulu, proyek pembangunan jembatan Kuala Besoe Aceh Jaya dan jembatan di kabupaten Aceh Tamiang.

"Begitu banyak proyek yang dikerjakan BRR Cuma enam yang belum selesai, saya kira itu wajar," katanya

Dalam jumpa pers terakhir yang digelar BRR di sebuah hotel di Banda Aceh, Kuntoro mewakili stafnya berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kerja mereka selama empat tahun. Dia juga meminta maaf jika ada permasalahan selama mereka bekerja di Aceh.

"Proyek yang tidak selesai nantinya akan dilanjutkan pemerintah Aceh, untuk melanjutkanya pemerintah menghibahkan dana sebasar 3,3 Trilyun," ujarnya.    

BRR telah menutup kantor pusatnya di kawasan Lueng Bata Banda Aceh. Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono akan mengumumkan pembubaran lembaga pengurus korban tsunami itu, pada Jumat, 17 April 2009 mendatang..

Laporan: Muhammad Riza | Banda Aceh

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ