Nasional
Mahasiswa RI Tewas di Singapura

Polisi Tolak Laporan Hartanto Widjaja

Alasan tidak diterimanya laporan itu karena pimpinan Polri sedang tidak berada di tempat.

Senin, 30 Maret 2009, 15:58 WIB
Ismoko Widjaya, Desy Afrianti
David Hartanto Widjaja (Facebook Christov Wiloto)

VIVAnews - Keluarga almarhum mahasiswa Universitas Teknologi Nanyang (NTU) Singapura, David Hartanto Widjaja, melaporkan kasus anaknya ke Markas Besar Polri. Tapi apa daya, laporan keluarga David itu ditolak Kepolisian RI.

"Laporan kami secara resmi tidak diterima," kata ayah David, Hartanto Widjaja, usai melapor ke Markas Besar Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin, 30 Maret 2009.

Menurut Hartanyo, alasan tidak diterimanya laporan itu karena pimpinan Polri sedang tidak berada di tempat. Meski laporan itu tidak diterima, Kepolisian RI akan memelajari laporan Hartanto Widjaja.

"Kami sudah memberikan satu lembar catatan kejanggalan-kejanggalan kematian," ujar dia. Laporan yang diberikan tadi itu diterima oleh petugas piket.

Tetapi, petugas piket itu tidak memberikan bukti tanda terima laporan yang masuk. Itu semakin memperkuat bahwa laporan Hartanto ditolak Kepolisian RI. "Mereka bilang akan mempelajari apakah kasus ini bisa diproses atau tidak," kata dia.

Keluarga sebelumnya menyayangkan pernyataan pihak NTU yang menyatakan David meninggal bunuh diri karena stes beasiswanya diputus. "Nonsense, karena dua minggu sebelum dia meninggal sudah dihapus. Itupun hanya tinggal satu semester, apalagi pihak NTU menawarkan pinjaman yang bisa diangsur selama 20 tahun, praktis nggak ada masalah," tambah dia.

David yang mahasiswa tingkat akhir Universitas Nanyang Singapura ditemukan tewas terjatuh dari loteng. Menurut sejumlah media Singapura, David bunuh diri usai menusuk dosen pembimbingnya Senin 2 Maret 2009. Usai tragedi penusukan, korban yang dosen di Universitas Nanyang, Singapura,  Chan Kap Luk (45) dilarikan di Rumah Sakit Universitas Nasional Singapura. Sang profesor saat ini dalam kondisi sehat.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ