Nasional

Bola Mata Keluar, Ridwan Butuh Bantuan

Perlahan bola matanya mencuat keluar dan membengkak. Kian hari kondisinya kian mengerikan.

Sabtu, 25 Februari 2012, 12:58 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Roger Wenas (Sulawesi Utara)
Ridwan mulanya didiagnosis tumor (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Sudah hampir sepekan Ridwan Sahabat hanya berbaring di tempat tidur RS Kandou Malalayang, Manado. Remaja 17 tahun itu menderita penyakit misterius sejak tiga bulan lalu yang membuatnya kehilangan mata bagian kanan.

"Awalnya dokter mengatakan itu tumor, tapi belakangan dokter mengatakan tidak ada penyakit apa-apa. Sudah tiga kali dokter mengambil sampel di organ matanya," ujar Kadria Sasikome, ibu Ridwan kepada VIVAnews, Sabtu, 25 Februari 2012.

Menurut Kadria, Ridwan mulanya hanya mengeluh sakit mata biasa. Beberapa minggu matanya memerah, perlahan bola matanya mencuat keluar dan membengkak. Kian hari kondisinya kian mengerikan.

"Awalnya matanya memerah, kami berusaha membeli obat tetes mata, tak tahunya perkembangan sakitnya itu mata Ridwan keluar," ucap Kadria sembari memegang kepala dengan kedua tangannya, tanpa bisa menahan air matanya yang meleleh.

Tumbuh di keluarga dengan perekonomian terbatas, Ridwan sangat membutuhkan uluran tangan untuk menyembuhkan sakitnya. Ayahnya seorang nelayan kecil. Ibunya berjualan ikan hasil tangkapan ayahnya, keliling kampung.

Ismail Sahabat, sang ayah, mengatakan bahwa sudah ada beberapa orang yang berjanji membantu putranya, namun tak ada yang terealisasi. "Katanya ada bos mereka yang dari direktur inilah, direktur itulah, kemungkinan orang itu hanya memanfaatkan mengambil bantuan dana untuk anak saya."

Selama seminggu di rumah sakit, Ridwan hanya tidur tanpa obat dan perawatan jelas. Di tengah kondisi yang mengerikan, Ridwan masih berharap uluran tangan untuk sembuh.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
homhai
25/02/2012
kami dr jauh cm bs berdoa dan berharap, smg Allah memberikan kemudahan dan kesembuhan...ane jg org g mampu, tp ane siap sumbang buat yg org benar2 bth....amin Ya Allah...
Balas   • Laporkan
bacox_silent
25/02/2012
pada umumnya RS di indonesia kalo ada duit psti di rawat kalo tdk ada duit di terlantarkan mau sekarat jg.. hrsnya cpt rawat dl biar uang mnyusul yg pnting nyawa dan ksehatan dl yg di utamakan.
Balas   • Laporkan
najwa2007
25/02/2012
sy yakin orang indonesia masih banyak yg punya hati....ayo kita sumbang....orang yg membutuhkan....sekalipun sy org miskin...sy mau nyumbang.tapi kemana ya...
Balas   • Laporkan
Kenapa tidak menggunakan fasilitas JAMKESMAS / JAMKESDA yang sudah disediakan oleh Pemerintah ? Pengurusannya juga mudah dan tanpa biaya sepeserpun, krn surat yg dibutuhkan cuma KTP & Kartu Keluarga saja dan dimintakan pengantar ke Kelurahan setempat.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ