Nasional
Didi Irawadi-Demokrat:

Kasus Wisma Atlet Diduga Skandal Berjamaah

Nazaruddin kerap menyebut keterlibatan Anggota Fraksi PDI Perjuangan I Wayan Koster.

Sabtu, 25 Februari 2012, 12:16 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Nina Rahayu
Sidang Lanjutan Muhammad Nazaruddin di Tipikor (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

VIVAnews - Kasus suap pembangunan wisma atlet SEA Games di Palembang, menyeret sejumlah politisi Partai Demokrat. Muhammad Nazaruddin, mantan bendahara partai yang kini berstatus terdakwa, dan Angelina Sondakh, mantan wakil sekjen partai yang berstatus tersangka.

Ketua Departemen Pemberantasan Korupsi dan Mafia Hukum DPP Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin, melihat kasus yang juga menyeret sejumlah politisi lain sebagai saksi itu sebagai skandal berjamaah.

"Tidak mungkin mafia anggaran hanya melibatkan Nazar dan Angie, pasti ada oknum lintas partai karena permainan ini berjamaah," kata Didi Irawadi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu 25 Februari 2012

Ia menduga ada sejumlah politisi dari partai lain yang juga terlibat. Ia berharap, penetapan Angelina sebagai tersangka segera menguak keterlibatan sejumlah tersangka dari partai politik lain. "Kami dorong penegak hukum, kalau ada oknum di partai lain jangan resisten, jangan berusaha melindungi," ujarnya

Terkait dua petinggi partai yang tersangkut kasus tersebut, Didi mengatakan bahwa partainya tegas dengan komitmen pemberantasan korupsi. Keduanya telah dinonaktifkan dari kepengurusan partai. "Yang penting kami akan medorong kasus Nazar jadi momentum perbaikan mafia anggaran di DPR," ujar Didi.

Dalam persidangan, Nazaruddin kerap menyebut keterlibatan Anggota Fraksi PDI Perjuangan I Wayan Koster. Meski masih berstatus saksi, politisi yang selalu membantah tudingan Nazaruddin ini sudah dicekal KPK.

Baca bantahan Koster: Wayan Koster Bantah Terima Uang Permai Grup & Koster Bantah Terima Uang dari Supir Yulianis



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
jurihida
27/02/2012
Skandal Nazarudin Rosa dan anggie, sehingga mereka bisa kaya seperti sekarang ini,KPK cepat tetapkan yang salah itu salah dan yg benar itu benar
Balas   • Laporkan
bambang poerwantono | 27/02/2012 | Laporkan
tidak semudah membalik telapak tangan....mau makan indo mie aja ada prosesnya..... bgm sih sampeyan ini.....
sonnykoda
26/02/2012
angelina sondakh...sembunyikan terus orang-orang di belakang anda....tapi itu menunjukan betapa bodohnya anda...suamimu pasti sedih di alam sana melihat apa yg terjadi padamu...berkokoklah angel, supaya anakmu yg mash kecil itu bisa bangga padaMU....hahah
Balas   • Laporkan
bambang poerwantono | 27/02/2012 | Laporkan
mbak angie..benar kata sonnykoda itu, sekarang saat nya anda tunjukkan kebenaran yg sebenar2nya.....anda sedang di uji oleh Allah SWT, maka itu jujurlah.....
prasetyoono
25/02/2012
kalau itu bukan sekedar diduga....bukti sudah kelihatan mata, tinggal bagaimana penegak hukum kita...PUNYA MATA TIDAK?
Balas   • Laporkan
adhie5
25/02/2012
BETUL BETUL BETUL
Balas   • Laporkan
290989
25/02/2012
sholat kan terus
Balas   • Laporkan
heffendi
25/02/2012
kayaknya bener tu.........
Balas   • Laporkan
rosihanz
25/02/2012
Korupsi berjamaah amin. (SLANK), kasi anak istri uang harammmm, setor ke partai.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ