VIVAnews - Scott Anthony Rush, salah satu anggota Bali Nine, akhirnya dipindahkan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan, Bali.
Kepindahan Scott cukup menggegerkan awak media mengingat semua napi asing telah dipindah pada proses evakuasi tahap pertama. Kepindahan Scott menarik perhatian awak media karena pria asal Ausralia itu sebelumnya mengaku enggan pindah dari lapas yang dihuni 1.015 napi itu.
“Dia tak mau dipindah. Dia merasa sudah nyaman di sini. Kalau pindah, nanti akan beradaptasi lagi,” kata Direktur Keamanan Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM Bambang Krisbanu, di Lapas Kerobokan, kamis 23 Februari 2012.
Dari pantauan VIVAnews diketahui Scott terlihat dalam proses pemindahan penghuni Lapas Kerobokan pada proses evakuasi kedua. Pada evakuasi ini, polisi memindahkan 17 napi ke Lapas Tabanan.
Seluruh tahanan dimasukkan ke dalam bus dengan tangan terborgol. Pada saat itulah, Scott yang mengenakan kemeja putih dengan kepala ditutupi baju itu keluar digiring dua petugas di kanan kirinya.
Bambang mengatakan, Scott berubah pikiran untuk memilih tetap tinggal di Lapas Kerobokan. Terpidana mati ini dengan suka rela menyatakan ingin keluar dari Lapas yang rusuh beberapa kali itu. Untuk sementara waktu, Scott akan dititipkan di Rumah Tahanan Polda Bali.
Seperti diketahui, Aparat kepolisian dan TNI mulai mengevakuasi narapidana Lapas Kerobokan dimulai dari para napi asing. Namun, tak semua dari mereka yang berjumlah 60 orang itu bersedia dipindahkan.
Dari napi asing itu hanya ada sembilan perempuan dan empat lelaki yang dipindahkan. Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana Kolonel Wing Handoko menerangkan para napi perempuan dipindah ke Lapas Karangasem, dan yang pria ke Klungkung.