Nasional

Priyo: Terlalu, Di Rumah Sakit Ada Premanisme

"Kalau terjadi di tempat lain, misalnya di keramaian pasar, saya tidak seheran ini."

Kamis, 23 Februari 2012, 14:38 WIB
Anggi Kusumadewi, Nila Chrisna Yulika
Darah berceceran usai peristiwa penyerangan oleh kelompok tertentu ke RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. (VIVAnews/Luqman Rimadi)

VIVAnews – Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso mengaku tak habis pikir dengan peristiwa penyerangan yang terjadi di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta yang berlangsung dini hari tadi.

“Ini sudah keterlaluan. Lha wong di rumah sakit kok masih bisa terjadi aksi premanisme? Ini susah diterima akal sehat. Kalau terjadi di tempat lain, misalnya di keramaian pasar, saya tidak seheran ini,” kata Priyo di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis 23 Februari 2012.

Politisi Golkar itu lebih kaget lagi karena penyerang menyasar pelayat yang sedang berkabung pada acara persemayaman di rumah duka RSPAD Gatot Soebroto. “Nilai-nilai moral benar-benar telah runtuh,” sesal Priyo.

Lebih-lebih, kata dia, RSPAD jelas-jelas bukan rumah sakit umum biasa, melainkan juga milik TNI Angkatan Darat. “Rumah sakit seharusnya dijaga aman dan nyaman karena di situ banyak masyarakat,” ujar Priyo. “Ini memalukan dan merupakan penghinaan terhadap alat keamanan kita,” imbuhnya.

Oleh karena itu, kata Priyo, saat ini premanisme sungguh-sungguh harus ditindak dan dibasmi. Ia pun meminta Polri untuk menindak tegas siapapun pelaku maupun beking yang berada di belakang si pelaku. Bila tidak, maka akan muncul teror baru terhadap masyarakat.

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan penyerangan ke RSPAD dilakukan oleh kelompok Ambon. Semua pelaku berhasil melarikan diri dan saat ini polisi masih memburu mereka.

Akibat penyerangan ke RSPAD ini, 2 orang tewas dan 4 lainnya luka-luka. Semua korban mengalami luka bacok. Petugas jaga mengatakan gerombolan pelaku membawa pedang dan golok ketika menyerang pelayat di rumah duka RSPAD.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
kusen
24/02/2012
FPI tdk prnh lakuin hal ini aplg dilakukan di sebuah RS tp yg dilakukan olh FPI adlh mmbrantas Kemaksiatan yg sdh n mnjdi penyakit masyarakat n mewabah di mana2,,,!!! So,,,siapa yg hrs di BUBARKAN,,,???
Balas   • Laporkan
kusen
24/02/2012
Anarkis,Kekerasan n Pembantaian di RS ini tdk dilakukan olh FPI tp olh gerombolan Preman Liar,,,!!!
Balas   • Laporkan
gazibu
23/02/2012
Pak,Dewan semua dah gak aman negeri ini ,Penyerangan tempat Ibadah,Rumah Sakit,Kantor Polisi, dan yang paling menteramkan dan Mengherankan adalah Penyerangan terhadap Kas Negara Oleh Tikus Berdasi...halah dimana Moralitas bangsa ini
Balas   • Laporkan
desoabi
23/02/2012
tuh pa dewan2 yg terpilih ,,, dengerin keluhan & kkcewaan wargany , jgn diem z ngurusin duit yg blum balik lg bks kampanye , rido ga sih jadi wakil rakyat , jgn hak2 rakyat d wakilin smuanya , giliran duit z siap d wakilin ngabisinnya , giliran susah ????
Balas   • Laporkan
erasuharto
23/02/2012
capek dech...jaman pak harto model preman begini habis punya nyali gak kaya pemimpin sekarang lembek banyak ngemeng doang.....
Balas   • Laporkan
madsolay
23/02/2012
Priyo...Nt, Anggota DPR urusin dong yang kya gini, bisanya jgn cuma bsa ngoceh dan kongkow-kongkow di gedung Rakyat.
Balas   • Laporkan
machmudy2
23/02/2012
ga usah heran,d mn2 bnyk PREMAN
Balas   • Laporkan
koberkobere
23/02/2012
perlu petrus lagi barangkali....!
Balas   • Laporkan
sampurnabirawa
23/02/2012
jangankan di RSUD, di pasar ,,pak.. yang duduk di DPR, gubernur, bupati kebanyakan dari kalangan preman jalanan, tukang rampok,, dulunya nyegat org dijln, lah skrg nyegat duit ngalir,, ternyata pak prio miskin pengetahuan...
Balas   • Laporkan
bambang_bh70 | 23/02/2012 | Laporkan
anggota hewan yg terhormat juga preman merampok uang negara
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ