Nasional

Napi Asing LP Kerobokan Aman dari Kerusuhan

Semua napi punya hak sama yang harus dilindungi, baik asing atau pribumi, kata polisi

Kamis, 23 Februari 2012, 08:40 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Bobby Andalan (Bali)
Kepolisian berusaha memadamkan api yang melalap sebagian bangunan Lapas Kerobokan (ANTARA/ Nyoman Budhiana)

VIVAnews – Situasi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kerobokan, Denpasar, Bali, hari ini berangsur pulih setelah terjadi kerusuhan dua malam berturut-turut. Namun, berhubung seluruh fasilitas penjara terbakar, para narapidana untuk sementara harus makan nasi bungkus dan tinggal dalam kondisi darurat.

Kapolres Badung, Ajun Komisaris Besar Polisi Beny Arjanto, menegaskan seluruh napi dalam kondisi selamat, termasuk napi asing. “Semua napi dalam keadaan baik. Termasuk napi asing,” kata Beny di Lapas Kerobokan.

Ia mengaku tak memprioritaskan penjagaan keamanan bagi para napi asing ini. "Semua napi memiliki hak sama yang harus dilindungi. Tak peduli dia orang asing atau warga pribumi,” tegas Beny.

Dia menyerahkan sepenuhnya kebijakan terkait napi kepada Kepala Lapas Kerobokan, Bowo Nariwono. “Kami hanya mengambil wilayah keamanan di luar lapas. Kami melakukan tindakan preventif,” ujarnya.

Bowo belum mau memberikan komentar apapun terkait kerusuhan yang kembali pecah. “Nanti saja, saya mau ganti baju dinas dulu,” kata Bowo yang ditemui di depan Lapas Kerobokan bersama Kapolres Badung.

Seperti diketahui, lapas terbesar di Bali itu dilanda kerusuhan yang pecah sejak sekitar pukul 23.00 WITA, Selasa 21 Februari 2012. Napi mengamuk dan membakar lapas yang dihuni 1.015 napi itu. Mereka membakar lapas dan melempari aparat kepolisian dengan batu.

Tadi malam sekira jam yang sama, kerusuhan jilid dua kembali pecah. Bahkan selain melempar batu, napi juga melempar bom molotov. (ren)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
numpang_coment
23/02/2012
habisin ajah napi yang bikin rusuh .. ga berguna ini !
Balas   • Laporkan
adhi_lanus
23/02/2012
Sebaiknya Kemenkumham RI membangun bangunan lapas baru agar peristiwa di LP Kerobokan tak terulang kembali.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ