Nasional
Asumsi Dr Didit Oentowirjo

Ini Cara "Piramida" Gunung Padang Dibangun

Dibangun oleh 2.000 warga dari dua desa jaman baheula selama lima tahun.

Selasa, 21 Februari 2012, 12:05 WIB
Elin Yunita Kristanti
Sketsa imajiner Gunung Padang oleh arkeolog Pon Puradjatnika, anggota Tim Bencana Katastropik Purba.  

VIVAnews -- Sudah sejak abad ke-16, keberadaan Gunung Padang yang menyimpan situs Megalitikum terbesar di Asia Tenggara sudah diketahui keberadaannya. Bahkan sudah dipetakan oleh Puslit Arkernas.

Sempat tenggelam karena miskin perhatian, baru-baru ini Indonesia digegerkan dengan temuan Tim Katastropik Purba. Bahwa tak sekedar di permukaan, ternyata ada bangunan buatan manusia berteknologi tinggi dari masa 4.700 tahun Sebelum Masehi di Gunung Padang. 

Dr Didit Oentowirjo, salah satu anggota Tim Katastropik Purba, juga mencoba menghitung jumlah batu dan orang yang mengerjakan struktur itu. Asumsi itu dibuat Didit berdasarkan data geolistrik dan georadar. Didit juga menaksir berapa lama Piramida Gunung Padang itu dibangun.

Berikut ini perhitungannya. Didit berasumsi punden berundak memiliki lima tingkat, dengan ukuran 50 m x 100 m x tingginya 10 m. Jika tiap batu dakon penyusunnya berukuran, 0,3 x 0,3 x 1,5 m,  "akan diperlukan 3.703.703 batu dakon," demikian rilis Tim Katastropik Purba yang diterima VIVAnews.com, Selasa 21 Februari 2012.

Sementara, untuk jumlah orang yang membangunnya diperkirakan berjumlah 2.000 orang. "Tiap dua orang mengangkat satu batu dakon dari lokasi pembuatan hingga puncak. Tiap angkat lamanya 4 jam, dengan asumsi dalam sehari mereka bekerja selama 8 jam kerja. "Berarti tiap hari ada 2.000 batu yang terangkat."

Berat satu batu dakon diperkirakan sekitar 300 kilogram. Diperkirakan di masa itu, para pembangun "piramida" sudah menggunakan teknologi katrol seperti timba -- yang mengurangi beban angkat dari 150 kilogram per orang, menjadi 75 kilogram.

Kemudian, terkait lamanya waktu pembangunan, Didit membagi jumlah keseluruhan batu dakon dengan jumlah batu yang terangkat dalam satu hari, yakni 2.000 batu. "Maka, diperlukan 1.851 hari atau lima tahun saja," jelas tim.

Kesimpulannya, bangunan piramidal tersebut bukan tak masuk akal dilakukan saat itu. "Bangunan semegah punden berundak 5 teras Gunung Padang bisa dibangun oleh 2.000 orang warga 2 desa jaman baheula dalam waktu 5 tahun."



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
iron maiden
03/04/2012
PENEMUAN PIRAMIDA NYA SENDIRI BELUM TERKONFIRMASI SECARA VALID MENURUT KAIDAH SAINS, ini malah bisa memprediksi lama pembangunan "sesuatu" yg belum pasti tadi, HEBAT banget ngibulnya
Balas   • Laporkan
perjakaku | 21/05/2012 | Laporkan
Baca beritanya kurang lengkap boss, itu bukan piramida !! Tapi punden berundak. Apa itu? Cari sendiri boss
odons
07/03/2012
kalo masih pake perhitungan cara gitu mah berarti masih blom cangging atuh,..kan peradaban maju bozz.
Balas   • Laporkan
julfikar_crb
05/03/2012
perhitungan akan sehat mengkin demikian tapi ingat manusia jadul itu sakti mandraguna mungkin bangunan itu dibuat hanya cukup satu hari saja,
Balas   • Laporkan
tanpabeban
26/02/2012
Ribut aja nih. Trus SO WHAT gitu lho?? Potensi alam yg sudah jelas2 membanggakan negara aja dicuekin pemerintah, apalagi "cuma" piramid gini... (kecuali kalo PBB kirim duit utk riset, baru deh pada carmuk, korup : on)
Balas   • Laporkan
wantotuwo
26/02/2012
pengin tau cara mbuatnya, baca roman Nagabumi I & II karangan SGA (bukan adv. nih)
Balas   • Laporkan
iron maiden
23/02/2012
bohong, gak sampe 5 tahun, cukup se jam saja, kalau kurang lama bisa ke mak erot agar durasi bisa tambah
Balas   • Laporkan
mimemute
21/02/2012
kalo benar lumayan buat angkat harga diri bangsa yg lagi krisis identitas alias minder akut gak sadar bahwa bangsa ini adalah bangsa yg besar mantav
Balas   • Laporkan
scan
21/02/2012
Gunung Padang bisa jadi tempat Nabi Sulaeman Rekreasi
Balas   • Laporkan
mangunul | 04/03/2012 | Laporkan
weleh2... dari rekreasi ko jadi reinkarnasi toh mas Rullyazure? "aya-aya wae"
rullyazure | 21/02/2012 | Laporkan
Nabi Sulaiman kami sbgai org islam tdk reinkarnasi mas.. itu kepercayaan hindu or cina
crukcuk
21/02/2012
2 tahun? under estimate banget sama leluhur nusantara. candi roro jonggrang aja dikerjakan dalam 1 hari.
Balas   • Laporkan
antotriyanto | 07/03/2012 | Laporkan
tuuul...
themask | 04/03/2012 | Laporkan
cuocok skaleee
radenendah | 21/02/2012 | Laporkan
Bener gan, Perahu di tendang aja bisa jadi Gunung apalagi cuma piramid
vedanta
21/02/2012
yg jadi pertanyaannya : 1) batu2 itu di dpt dr daerah mana ? 2) dikemanakan sisa2 material stlh selesai membangun piramidanya ? 3) apa pd masa itu sdh adakah penduduk yg tinggal di daerah tsb 4) adakah sisa2 perabotan dr jaman tsb 4) siapa yg membangunnya
Balas   • Laporkan
perjakaku | 21/05/2012 | Laporkan
Boss sudah ditemukan bukti perabotan2 yang anda maksud !!
aditiar | 26/02/2012 | Laporkan
gan2 otak kamu lum nyampe memikirkan peradaban dulu ...disolo juga ada kok candi2 yang letaknya di pegunungan yang seakan2 nggak masuk akal klo diukur dari kondisi sekrang
dest | 21/02/2012 | Laporkan
loh jelas-jelas itu kan ada.. situs itu udah bisa menjelaskan adanya kehidupan disana. peneliti lebih sulit menentukan teknologi yang digunakan pada saat itu, bukan ada atau ngganya yang hidup disana..
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ