Nasional

Gaji PNS Gorontalo Wajib Ditransfer ke Istri

Para istri PNS selama ini mengeluh tidak dapat penghasilan suami, kata Gubernur Gorontalo.

Jum'at, 10 Februari 2012, 11:20 WIB
Arry Anggadha, RHA (Makassar)
Pegawai Negeri Sipil (VIVAnews/Fernando Randy)

VIVAnews - Belum sebulan menjabat Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie langsung mengeluarkan kebijakan baru soal gaji pegawai negeri sipil. Kebijakan baru itu adalah pembayaran gaji PNS pria yang berkeluarga langsung masuk ke rekening istri.

"Kebijakan itu akan diberlakukan bulan depan, atau per 1 Maret 2012," kata Kepala Biro Humas dan Protokoler Pemprov Gorontalo, Rudi Irawan, saat dihubungi VIVAnews dari Makassar, Kamis 9 Februari 2012.

Ia menjelaskan, ide transfer gaji ke rekening istri bukan pertama kali bagi Rusli Habibie. Sebabnya, ia sudah menerapkan itu sejak 3 tahun lalu, saat masih menjabat sebagai Bupati Gorontalo Utara. Program itu rupanya berhasil dan banyak usulan agar dilanjutkan

"Apalagi banyak keluhan dari para istri yang mengaku tidak mendapat gaji dari suaminya atau bahkan untuk belanja itu diserahkan setiap hari oleh suaminya," kata Rudi.

Hal itulah yang mendasari Gubernur Gorontalo untuk membuat kebijakan serupa di tingkat Pemprov. "Semoga dengan kebijakan ini, tidak ada lagi keluhan soal itu dan ini sekali lagi untuk menyelamatkan keuangan keluarga," ujarnya.

Sebagian Keberatan

Rudi menambahkan, mayoritas pegawai mendukung penuh kebijakan tersebut sejak mengemuka dalam sepekan terakhir. Namun demikian, masih ada juga yang sedikit keberatan. "Namun jumlahnya tidak seberapa. Dan kalau sudah berjalan, mudah-mudahan semuanya sepakat," kata dia.

Saat ini yang menjadi kendala, belum semua istri dari PNS pria memiliki rekening. Sehingga tahap awal yang digenjot adalah memerintahkan para istri PNS untuk membuat rekening dan segera melaporkan ke bagian keuangan Pemprov Gorontalo.

Setelah itu, para suami-suami tersebut membuat surat persetujuan kepada bagian keuangan agar gaji bulanannya ditransfer ke rekening istrinya. "Prosedur seperti itu yang sementara dibahas dengan semua pihak terkait termasuk pihak bank," tambah Rudi. (ren)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
raka.taufan
23/02/2012
jahh..kurang kerjaan, ...mgk hanya brp butir pns aja yg bermasalah sprti itu dgn istrinya, paling2 cmn satudua orang, ...tp yg jelas lumayan jg feenya tuh jika mereka smua hrs buka rekning baru ...haha
Balas   • Laporkan
atn1480
18/02/2012
wah celaka 12 nich, masa pemerintah ngurusin internal keluarga pegawainya..... urusin kesejahteraan rakyatnya dong.................
Balas   • Laporkan
bobdarren
10/02/2012
Ngga masalah dong, kan bg sbgn bsr PNS (oknum) penghasilan terbesar bkn dr gaji, tp dr korupsi/suap.. Nanti malah mrk yg ngga pernah korupsi jd terpaksa korupsi lantaran gaji dipegang semua sm istr, jd kehilangan budget buat lain2.
Balas   • Laporkan
nesa_gan
10/02/2012
Jadi istri yang mengatur keuangan Suami. Suami makin takut dan manut sama Istri, seperti film aja, semoga korupsi makin berkurang
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ