Nasional
Demonstrasi Papua Barat

Dibekuk Polisi, Warga Ceko Mengaku Wartawan

Dia tidak dapat menunjukkan surat tugas dan kartu identitas jurnalis.

Rabu, 8 Februari 2012, 14:50 WIB
Ismoko Widjaya, Banjir Ambarita (Papua)
Demo Komite Nasional Papua Barat tuntut referendum (Antara/ Spedy Paereng)

VIVAnews - Warga negara Ceko atas nama Petr Zamecnik (35) ditangkap polisi di Manokwari, Papua Barat, Rabu 8 Februari 2012. Dia dibekuk saat mengambil gambar demonstrasi kelompok West Papua Nation Authority. Saat ditangkap, Zamecnik mengaku sebagai wartawan ekonomi dari Praha, ibukota Ceko.

"Warga Ceko itu bukan ditangkap di Raja Ampat tapi di Manokwari. Memang sebelumnya dia dari Raja Ampat, namun sejak 2 Februari berada di Manokwari," kata juru bicara Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Wachyono.

Zamecnik ditangkap sekitar pukul 12.00 WIT. Kata Wachyono, dia tidak dapat menunjukkan surat tugas dan kartu identitas jurnalisnya.

"Dia hanya menunjukkan beberapa website internasional yang dia klaim sebagai tempatnya bekerja," kata Wachyono.

Dari dokumen identitasnya, Zamecnik diketahui lahir di Ceko pada tahun 1977. Dia masuk ke Papua Barat menggunakan visa kunjungan wisata.

"Nomor paspornya 36497136 berakhir 21 Juli 2015. Dia ke Papua Barat mau mengunjungi sejumlah obyek wisata antara lain Anggi, Pegunungan Arfak dan Raja Ampat. Sebelum masuk Manokwari ia mengunjungi Raja Ampat," ucap Wachyono.

Berkas perkara Zamecnik sudah dilimpahkan ke Dinas Imigrasi Manokwari. "Masalah mau dideportasi atau tidak, nanti itu urusan Imigrasi," kata Wachyono. (kd)

 



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ