Nasional

Gunung Padang, Wonders dari 4.700 SM?

Tim Bencana Katastropik Purba mulai menguak hasil penelitiannya di Gunung Padang.

Selasa, 7 Februari 2012, 18:07 WIB
Bayu Galih
Situs megalitikum Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat (Antara/ Agus Bebeng)

VIVAnews - Tim Bencana Katastropik Purba akhirnya mengungkap hasil penelitian yang dilakukan di situs Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat. Berdasarkan hasil penelitian, situs Gunung Padang yang sebelumnya diketahui sebagai punden berundak, ternyata diduga sebagai kompleks bangunan yang memiliki struktur mengagumkan, terutama untuk masa prasejarah.

Anggota tim yang merupakan ahli Geoteknologi dan Peneliti LIPI, Danny Hilman, mengatakan penelitian dilakukan dengan menggunakan survei geologi, georadar, geolistrik, geomagnet, hingga pengeboran.

"Kami menemukan struktur batuan hingga kedalaman 20 meter. Ada seperti sesuatu yang dipangkas," kata Danny Hilman.

Kemudian anggota tim yang juga Ahli Geologi ITB, Andang Bachtiar, mengatakan hasil pengeboran jelas memperlihatkan bahwa situs Gunung Padang merupakan bangunan hasil buatan manusia, dengan teknologi yang terbilang maju.

"Ini constructed. Dari kedalaman 18 meter ke atas adalah bangunan, bukan sesuatu yang natural," ucap Andang.

Tak hanya itu, punden berundak di Gunung Padang juga menggunakan perekat untuk menyambung bangunan. "Ini bukan pelapukan andesit, tapi semacam semen purba," jelasnya.

Kemudian, terdapat juga suatu lapisan buatan, yang salah satu materinya adalah pasir. "Ini seperti teknologi yang mampu menahan gempa."

Batuan yang digunakan pun terbilang istimewa. Saat VIVAnews datang ke situs Gunung Padang, Andang Bachtiar mengatakan bahwa sebelumnya ada dugaan bahwa batu-batu itu terbentuk secara alami dari proses vulkanik, yaitu columnar joint basalt.

Tapi, Andang menyebut columnar joint basalt tidak ditemukan di sekitar situs Gunung Padang. Sehingga, pertanyaan lain pun muncul: bagaimana batu-batu itu didatangkan dan seperti apa cara penyusunannya.

Berdasarkan hasil pengeboran, tim kemudian melakukan carbon dating terhadap sisa-sisa akar tanaman atau arang bekas pembakaran. Menurut Danny Hilman, hasil carbon dating memperlihatkan bahwa situs Gunung Padang diprediksi berasal dari 6.700 tahun lalu. "Berarti sekitar tahun 4.700 Sebelum Masehi," ucapnya.

Sedangkan ahli arsitektur Pon Purajatmika mengatakan punden berundak di Gunung Padang memperlihatkan kepercayaan masyarakat dan asumsi fungsi bangunan.

Di Teras 1 misalnya, orientasi arah bangunan menghadap ke Gunung Gede. Ini sesuai kepercayaan di masa lalu yang menganggap gunung sebagai tempat yang dianggap suci.

Namun, di Teras 3 dan Teras 4, orientasi arahnya berbeda, dan menunjuk ke arah samping. "Seperti mengarah ke Gunung Karuhun, makam leluhur," ucap Pon.

Tak hanya itu, Pon bahkan menyebut situs Gunung Padang memperlihatkan ada semacam singgasana dan kursi-kursi. Singgasana utama dan lima batu kursi terdapat di Teras 2. Sedangkan di Teras 5 terdapat enem kursi sila.

"Ini seperti memperlihatkan tatanan sosial," jelas Pon. (sj)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
holymerck
21/02/2012
coba ambil alih manuskrip dan prasasti yg direbut dan disembunyikan penjajah dulu...Mereka takut bahwa sejarah dunia harus di konstruksi dan ditulis ulang dari awal..karena udah keburu jadi mata pelajaran sekolah..
Balas   • Laporkan
iron maiden
17/02/2012
atmosfir bumi BUKAN langit, lapisan2 di atmosfir bumi BUKAN lapisan2 langit, tafsir mengada2 yg mengatakan bintang2 terletak di atmosfir, bintang terdekat bumi yaitu matahari TIDAK terletak di atmosfir bumi, jadi tdk benar urut2n penciptaan 41:9-12
Balas   • Laporkan
iron maiden
17/02/2012
tidak usah bikin laporan abs ke sby bahwa ada peradaban maju di masa lalu, yg ada itu bangsa ini semakin primitif oleh ulah pemimpin2 yg doyan korupsi dan bohong
Balas   • Laporkan
iron maiden | 17/02/2012 | Laporkan
atmosfir bumi BUKAN langit, lapisan2 atmosfir BUKAN lapisan langit(itupun kalau langit dianggap semacam kue lapis) dan bintang2 tdk terletak di atmosfir, PUDING LOE
henzo | 17/02/2012 | Laporkan
bumi dan 7 lapisan atmosfir mana duluan terbentuk? 7 lapisan atmosfir=7 langit .. surah 41:12 dan kami hiasi langit terdekat dgn bintang2 yang cemerlang..bukan bintang diciptakan setelah buni...masih pusing???
akhnaton
09/02/2012
pak Andang dan Pak Hilman, kta sbagai muslim rujukannya adalah Al Qur'an. bnyak ayat yang mncritakan umat terdahulu yg tlah binasa, liat surat Al-l Qasas bsa jdi rujukan sahihnya. jdi stus gunung padang ini mnkin slah stunya..
Balas   • Laporkan
iron maiden | 17/02/2012 | Laporkan
trus liat aja surat 41;9-12, bumi diciptakan terlebih dahulu dibandingkan dgn bintang2 n langit, apakah itu sesuai dgn kenyataan?, TIDAK, PASTI PUSING loe!!!
iron maiden | 17/02/2012 | Laporkan
kalo rujukannya alquran,ada yg aneh lagi: bumi diciptakan terlebih dahulu daripada langit dan bintang2(SURAT 41:9-12), bisa pusing loe
tahta99 | 14/02/2012 | Laporkan
bicara sejarah kok bawa2x agama lol..jelas nggak nyambung..mana ada peradaban jawa,cina,india,dll ditulis di al quran..gaya lo pera tahu agama aja plg baru kemarin sok pintar..
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ