VIVAnews - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan Demokrat siap mendampingi proses hukum Angelina Sondakh yang terkait kasus korupsi pembangunan Wisma Atlet senilai Rp. 191 Miliar. Angie dijadikan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Jumat lalu.
"Jika mbak Angie membutuhkan penasehat hukum, kami (Partai Demokrat) akan membantu Mbak Angie untuk advokasi hukum," kata Anas Urbaningrum di Yogyakarta, Minggu, 5 Februari 2012.
Anas pun menyerahkan proses hukum ini kepada KPK. "Itu kewenangan KPK, karena itu kami menghormati proses hukum di KPK," ujarnya.
Anas kemudian berharap masyarakat tidak banyak mengomentari keterlibatan mantan Putri Indonesia tersebut. "Soal hukum kalau dikomentari, nanti yang muncul adalah opini-opini," ucapnya.
"Proses hukum biarkan berjalan adil, objektif menurut koridor hukum. Jangan digerakkan dan didorong dengan opini," tuturnya.
ANAS. Loe udah ngerjain orang sekarang Loe suruh orang kerja. TERLALU. TUHAN AJA LOE MAENIN . APALAGI MANUSIA. Loe gak bisa bernaung dibalik muka lugu loe. kerja 5 taon . punya uang puluhan milyard. kalo gak korupsi dari mana ? emang miara tuyul ? Dasar.
kalo jaman Orba korupsi itu diam2, tapi harga pada murah2 rakyat juga adem ayem.... kalo jaman Reformasi korupsi itu terang2an, harga2 naik, rakyat makin melarat, DPR tambah manja, ga mikirin nasib rakyat
saya memilih partai anda karena iklan "Katakan Tidak Pada Korupsi" tetapi nyatanya malah menjadi sarang koruptor. Ini termasuk penipuan karena menjual produk yang tidak sesuai dengan iklannya. 2014 suara partai ini pasti turun drastis.
Om Anas tersayang terkadang hukum tidak dapat menghukum mereka yang seharusnya dihukum. Seperti Anda, memang fakta hukum sulit untuk membuktikan anda terlibat tapi rakyat merasakan ketidakberesan. Itulah kalau kita menuhankan hukum seolah Tuhan buta.
KPK sedang membuktikan jika setitik demi setitik nila itu sebenarnya sebelanga...buah jatuh tak jauh dari pohonnya...raja alim raja disembah raja lalim raja disanggah...semoga Angie tidak dibunuhdirikan...