Nasional
Kasus Narkoba

Saat Dibekuk, Pilot Lion Bersama 3 Pilot Lain

SS sudah terbukti menggunakan shabu sebelum menerbangkan pesawat.

Sabtu, 4 Februari 2012, 11:24 WIB
Ismoko Widjaya, Luqman Rimadi
Pesawat Lion Air (VIVAnews/Adri Irianto)

VIVAnews - Pilot Lion Air berinisial SS dibekuk usai pesta shabu di hotel Garden Palace, Surabaya, Jawa Timur, pagi tadi sekitar pukul 03.30 WIB. Dalam penggerebekan itu, pilot berinisial SS tidak sendiri. Ada tiga pilot lain yang sedang bersama SS.

"Telah dilakukan pemeriksaan kepada tiga pilot lain," kata Direktur Penindakan dan Pengejaran Badan Narkotika Nasional (BNN), Brigadir Jenderal Polisi Benny Mamoto, dalam pesan singkat kepada VIVAnews.com, Sabtu, 4 Februari 2012.

Menurut Benny, SS dan tiga pilot lain itu sedang asyik bermain kartu di kamar nomor 2109. BNN pun langsung melakukan tes urine kepada keempatnya. Hasilnya, hanya pilot SS terbukti positif menggunakan sabu.

"Hasil tes urine tiga pilot lainnya negatif. Saat ini, tersangka SS sudah dibawa ke Jakarta," kata Benny. Tiga pilot lainnya tidak ditetapkan sebagai tersangka.

SS sudah terbukti menggunakan shabu sebelum menerbangkan pesawat. Rupanya, sekitar tiga jam usai menggunakan shabu pilot SS akan menerbangkan pesawat dari Bandara Juanda, Surabaya.

"Rencananya SS akan terbang jam 06.00 tujuan Surabaya-Ujung Pandang-Balikpapan-Surabaya," ujar Benny.

Ini bukan pertama kalinya pilot Lion Air dibekuk karena menggunakan shabu. Pilot Lion Air lain berinisial HA ditangkap BNN di Makassar, Sulawesi Selatan pada Selasa malam 10 Januari 2012. HA dibekuk saat penggerebekan di Hotel Grand Clarion, Makassar. Saat itu, HA sedang asyik di ruangan karaoke.

Saat ini, belum ada pihak Lion Air yang bisa dikonfirmasi atas peristiwa ini. Telepon selular Direktur Umum Lion Air Edward Sirait masih tidak aktif. Sementara, Direktur Produksi Lion Air Ertata Lananggalih menolak menanggapi. (hp).



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
cacan
04/02/2012
aneh ya emangnya pilot ataou crew yang mo masuk bandara gak lewat pemeriksaan dl... dicek smua ah gimana keamanan bandraranya juga,,, jangan-jangan dah cincai juga nih...
Balas   • Laporkan
alterakunsinyo
04/02/2012
SABUUUUUUUUUUUUUU
Balas   • Laporkan
tai_katak
04/02/2012
Ya Tuhan...... klo bgni bhya, apriyani 9 krbn tewas. Klo pilot nybu laut disngka lndsan, jdi krbn twas rtusan apa tdk ngeri kyk adam air???? Prlu stiap plot sblm trbng tes urine juga.
Balas   • Laporkan
anak_pejabat | 04/02/2012 | Laporkan
perasaan efek shabu gak ada yg menyebabkan halusinasi deh
fannyl
04/02/2012
Masyaalloh,,,,nyawa penumpang dianggap sampah sama pilot2 Lion..Pak Rusdi Kirana hrs segera ambil sikap tegas demi mnyelamatkn Lion Air dan pengguna jasa perusahaan anda!!!!!
Balas   • Laporkan
tantokw
04/02/2012
hati-hati naik lion air,,,karena pilotnya banyak DEWA MABUK-nya,,,jangan sampai pesawatnya nyungsep ke sawah
Balas   • Laporkan
mickymouse | 04/02/2012 | Laporkan
JANGAN NYALAHIN LION AIR, KAN MEREKA NGGAK ISA NGIKUTI PILOTNYA SETIAP SAAT. ITU KAN PRIBADI PILOTNYA. YAH DIBUAT UU YG MENGUJI PILOT SEBELUM TERBANG AJA,MISAL TEST URINE DLL
yosienst | 04/02/2012 | Laporkan
jadi tunggu ada korban dulu ya baru di tinda..??? sebelum ada korban lebih baik diantisipasi...
anak_pejabat | 04/02/2012 | Laporkan
wming otaknya di dengkul ya?? nunggu ada bukti pesawat jatuh menewaskan puluhan nyawa baru ambil tindakan, BODOH!!
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ