Nasional

8 Jam Tol Macet, Jasa Marga Hitung Kerugian

Jasa Marga masih berkonsentrasi untuk memberikan pelayanan kepada pengguna jalan.

Jum'at, 27 Januari 2012, 20:08 WIB
Eko Priliawito, Sukirno
Aksi demo buruh di bekasi (ANTARA/Widodo S. Jusuf)

VIVAnews - PT Jasa Marga Tbk belum dapat menghitung potensi kerugian akibat aksi penutupan ruas Tol Cikampek yang dilakukan ribuan buruh. Akibat aksi ini, ruas tol dari Jakarta dan sebaliknya tidak dapat bergerak hingga 8 jam.

"Kami belum menghitung (potensi) kerugian akibat kehilangan pendapatan," kata Direktur Utama Jasa Marga, Frans Sunito, kepada VIVAnews.com, Jumat malam, 27 Januari 2012.

Frans menambahkan, saat ini, Jasa Marga masih berkonsentrasi memberi informasi dan membantu pengguna jalan agar dapat segera terbebas dari kemacetan.

"Mengatur lalu lintas, memberi informasi, dan menjaga keutuhan aset Jasa Marga," katanya.

Berdasarkan pantauan VIVAnews.com di TMC Polda Metro Jaya, hingga pukul 17.00 WIB, kemacetan masih terjadi dari KM 9 Pondok Gede Timur mengarah ke Cikampek. Kendaraan di KM 22 tampak tidak bergerak. Kemacetan panjang bahkan telah terjadi di ruas tol Cawang menuju Cikampek.

Aksi unjuk rasa buruh ini dipicu putusan Pengadilan Tata Usaha Negera (PTUN) yang memenangkan Apindo Kabupaten Bekasi yang memerintahkan Gubernur Jawa Barat merevisi SK UMK tahun 2012. Artinya, upah buruh batal naik 30 persen menjadi Rp1.491.000.

Demo besar-besaran pun dilakukan. Ratusan ribu buruh turun ke jalan. Peserta demo buruh tidak hanya pekerja dari perusahaan di kawasan industri Kabupaten Bekasi. Ribuan buruh dari Bandung juga datang untuk memberikan dukungan. (art)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
fan_fan
28/01/2012
",,ternyata kita harus ke jalan,,robohkan setan yang berdiri mengangkang,,,oo,,ya,,o,,ya,,o,,ya,,bongkar,, ",,Jalanan kami sandarkan cita-cita, sebab di DPR tidak ada lg yg di percaya,,,,,,oo,,ya,,o,,ya,,o,,ya,,bongkar,, (Bongkar-Iwan Fals)
Balas   • Laporkan
zeta28
28/01/2012
kalo ngak Begitu.... ngak Dapat perhatiaan pemeerrintah pak.... Buruh juga Rakyat kecil Mohon Legowo bagi anda, anda tidak merasakan hidup di kontrakan petak,di gang sempit... cobalah anda rasakan hidup sebagai buruh....
Balas   • Laporkan
diyu | 01/02/2012 | Laporkan
cari perhatian kok pake merugikan orang laen boss... anda menuntut hak, tapi melanggar hak orang lain... (semoga anda diberi pencerahan...)
gazibu | 28/01/2012 | Laporkan
tapi gak kepikiran kan nasib tukang ojeg,sopir angkot, kernet Bis,pelayan rumah makan,yang gak bisa makan akibat kelakuan pilon kamu semua
tagihkan kerugiannya ke serikat pekerja - sarang para provokator gembel!
Balas   • Laporkan
ns200
27/01/2012
harusnya di mediasi juga oleh DPRD Kabupaten Bekasi agar cepat selesai ntuh urusan, macet gak bisa kemana2 (Dewannya pd sibuk jadi tim sukses jelang pilkada) walaaaah macet......5x
Balas   • Laporkan
x-tarra
27/01/2012
Baru delapan jam.... besok kalau seminggu macet...gimana ya?..
Balas   • Laporkan
wansetiawan
27/01/2012
kalo sudah kecewa begini jadinya....besok lusa bisa saja terjadi demo besar2an diseluruh indonesia buat menumbangkan rezim sekarang yg korup....kekayaan negara cuma dinikmati oleh segelintir orang terutama penguasa, politikus dan pengusaha ya zalim
Balas   • Laporkan
paija | 27/01/2012 | Laporkan
betuulll banget, padahal mereka di pilih sama rakyat tapi pura pura lupa kalo udah menjabat... jadinya gini masalah dimana mana..
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ