Nasional

Wa Ode Nurhayati Resmi Ditahan KPK

Politisi PAN ini ditahan di Rumah Tahanan klas II A Pondok Bambu.

Kamis, 26 Januari 2012, 21:49 WIB
Aries Setiawan, Dedy Priatmojo
Wa Ode Nurhayati  

VIVAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Anggota Banggar DPR Wa Ode Nurhayati. Usai menjalani pemeriksaan lebih kurang sembilan jam politisi PAN itu dibawa penyidik KPK ke rumah tahanan (rutan) klas II A Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Wa Ode Nurhayati keluar kantor KPK sekitar pukul 20.55 WIB. Nurhayati tampak didampingi oleh pengacara sekaligus kakak kandungnya Wa Ode Nur Zaenab serta beberapa orang advokat. Wa Ode terlihat berkaca-kaca saat ditanya mengenai penahanannya. 

"Saya ikhlas menerima resiko ini, saya ditahan tapi saya menolak," kata Wa Ode Nurhayati di kantor KPK, Jakarta. Kamis, 26 Januari 2012.

Wa Ode langsung dibawa ke rutan Pondok Bambu menggunakan mobil tahanan bernomor polisi B 8593 WU. Sebelum memasuki mobil, Nurhayati sempat berpelukan dengan kakaknya Wa Ode Nur Zaenab.

Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan bahwa Nurhayati ditahan selama 20 hari ke depan. Alasan penahanan untuk memudahkan proses penyidikan kasus suap alokasi anggaran PPID.

"Untuk kelancaran penyidikan, tersangka WON kita tahan selama 20 hari ke depan," ujar Johan.

Wa Ode ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap anggaran Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (DPPID) di tiga kabupaten Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

 



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
bugis
27/01/2012
hei abraham samad, janganko bikin malu orang bugis makassar, wa ode nurhayati itu korban masak ko tahan juga, harusnya yang kau tangkap tu pimpinan banggar siapa tu namanya mokong ato mekeng, ewako....
Balas   • Laporkan
nugelo1990
26/01/2012
ini kalo memenag bener korupsi,,,,, untuk duduk di kursi DPR dia kampanye habis berapa ratus juta, jadi kalo ga korupsi kapan balik modalnya, di indonesia semua pake uang tak ada yang free, pikir dong ahhh begitu sajah ko repot sihhh
Balas   • Laporkan
baymi
26/01/2012
kebenaran akan selalu menang dan kebohongan akan selalu terbongkar.sadarla wahai anggota DPR tobatla jika anda mengkhianati amanah rakyat
Balas   • Laporkan
modarudin
26/01/2012
hukuman bagi si tamak.... sudah kaya masih aja kurang..... layaknya semut..... mereka mencari makan melebihi tubuh dan usia mereka.....
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ