Nasional

Citra Demokrat Ambruk Terkait Pemilu 2014

Isu ambruknya citra Partai Demokrat erat kaitanya dengan persiapan kompetisi politik 2014.

Kamis, 26 Januari 2012, 20:29 WIB
Eko Priliawito, Syahrul Ansyari
Anas Urbaningrum diperiksa KPK (VIVAnews/Muhamad Solihin)

VIVAnews - Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum bereaksi atas isu negatif yang mengarah kepada diri dan partainya. Menurut Anas, isu ambruknya citra Partai Demokrat erat kaitannya dengan persiapan kompetisi politik pada Pemilu 2014 mendatang.

"Kalau ada opini (citra Partai Demokrat ambruk), saya melihatnya bukan opini, tapi pembentukan opini sebagai persiapan 2014. Itu bukan sesuatu yang harus ditangisi tapi dihadapi," katanya saat ditemui di Indramayu, Jawa Barat, Kamis 26 Januari 2012.

Menurut Anas, persoalan penurunan citra partai itu kompleks. Citra partai tidak ditentukan satu dua hal melainkan menyangkut dinamika politik internal dan eksternal yang sangat kuat sekaligus banyak.

"Partai Demokrat itu partai pemerintah, bahwa sekarang ini sudah ada suasana politik untuk pra 2014 sangat kita rasakan," terangnya.

Salah satu sebab merosotnya citra Partai Demokrat di mata publik menurut analisa Anas adalah karena mereka tidak cukup dalam memiliki fasilitas publikasi seperti media, baik cetak maupun elektronik.

"Dalam bahasa lugas di Jawa Timur, Demokrat tidak punya TV, koran, radio, realitasnya seperti itu. Ini situasi yang harus dihadapi. Buat saya, dinamika biarkan berjalan," ucapnya.

Berdasarkan berbagai survei terbaru, elektabilitas Partai Demokrat berada di bawah PDIP dan Golkar, meski popularitas SBY sendiri masih cukup tinggi.

Partai Demokrat harus mengantisipasi segala kemungkinan, termasuk apabila ketua umum mereka ditetapkan menjadi tersangka, dan selanjutnya diputus bersalah oleh pengadilan. Apalagi isu pencopotan Anas Urbaningrum saat ini juga sedang kencang.

Pertemuan demi pertemuan pun digelar Demokrat. Termasuk, Selasa malam lalu, Dewan Pembina Demokrat berkumpul di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Max Sopacua membenarkan, pertemuan di antaranya membahas soal Anas. Tetapi, kata Max, tak ada pembahasan soal rencana pendongkelan Anas dari kursi Ketua Umum Demokrat.

Nama Anas Urbaningrum terseret kasus suap Wisma Atlet. Dalam kesaksiannya, Anas sendiri telah berkali-kali membantah keterlibatannya dalam suap yang didakwakan kepada Nazaruddin.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
blondot2012
27/01/2012
lho kok media yang disalahkan?? kehabisan kata yaa
Balas   • Laporkan
komisitiga
27/01/2012
Si ANAS. Memang Muka tembok, Kulit Kerbau. Gak Punya rasa malu . Seluruh Rakyat Indonesia sedang menonton akrobat Politik anda dan Demokrat. Bawa aja rombongan sirkus anda keliling Indonesia. supaya DEMOKRAT makin terpuruk oleh ulah anda wahai ANAS BUSUK
Balas   • Laporkan
goumez
26/01/2012
Lah santai saja kang ... rakyat tuh malah ingin sampean buka century sama pemilu kemaren, biar ketahuan kejadian sebenarnya.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ