FOTO: Kantor Bupati Bima Dibakar Massa
Warga yang ditahan terkait blokade Sape juga berhasil dilepaskan dari LP Bima.
Kamis, 26 Januari 2012, 18:11 WIB
Eko Huda S
Kantor Bupati Bima, NTB dibakar massa. (VIVAnews/Edy Gustan)
VIVAnews - Aksi unjuk rasa menuntut pencabutan Surat Keputusan Bupati Bima, Nomor 188 tahun 2010, tentang Izin Usaha Pertambangan, berakhir rusuh. Ribuan warga Kecamatan Lambu, Bima, Nusa Tenggara Barat, membakar kantor bupati Bima, Kamis 26 Januari 2012.
Aksi unjuk rasa ini sudah dimulai sejak pagi hari. Selain menuntut pencabutan SK itu, massa juga menuntut agar polisi membebaskan warga yang ditahan karena bentrok di Pelabuhan Sape.
Massa awalnya hanya melakukan perusakan di kantor bupati seperti gerbang, meja, kursi, dan memecahkan kaca jendela. Setelah berhasil menguasai kantor, massa kemudian membakarnya. Kantor tersebut terbakar habis.
Polisi dan tentara yang menjaga aksi tersebut tak kuasa menahan massa membakar kantor bupati. Sejumlah kendaraan pemadam kebakaran yang diterjunkan pun tak bisa menyelamatkan kantor bupati dari amukan api yang disulut warga.
Setelah berhasil membakar kantor bupati, massa kemudian bergerak menuju LP Bima. Petugas LP pun kemudian melepaskan 43 penghuni LP yang merupakan tersangka blokade pelabuhan Sape, Bima akhir 2011 yang lalu.
Lihat foto pembakaran rumah bupati Bima di tautan ini.
inilah akibatnya apabila penguasa tidak mendengarkan pemikiran rakyatnya
Bagus itu, moga kejadian ini membuka mata pemerintah di negeri ini agar memberi ijin merusak alam mempertimbangkan banyak aspek.
Dulu tiap ada demo besar pasti polisi pake gas air mata, kenapa sekarang jarang ya?padahal pedesnya minta ampun itu, apalagi klo banyak..
Hati hati,sabar,tabah dan waspada..daripada kejebak..nanti ada yang HAM HAM HAM...HAMPA DIRIKU kalau tidak komentar
"Polisi dan tentara yang menjaga aksi tersebut tak kuasa menahan massa membakar kantor bupati." ntar kalau aparat bertindak represif katanya melanggar HAM
delta88
|
26/01/2012
|
Laporkan
hahaha...nanti bilang "enak aja,tanggung jawabnya mana?"trus kalau ada personel yang terbunuh "resiko tugas,salah sendiri jadi tentara/polisi"
anarkis kok dibiarkan.. ckckckck
manitou
|
27/01/2012
|
Laporkan
bupatinya yg salah kenapa gedungnya yg dibakar?? emang gedung dibangun pake duit bupati?? itu duit pajak rakyat!! dibakar nanti perlu dibangun lagi dari pajak rakyat!! otak mesti dipake yaa!!
boesoekoetai
|
27/01/2012
|
Laporkan
akibat dari bupatinya tak mau mendengarkan aspirasi warganya..........
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar