Nasional

Presiden Yudhoyono: Korupsi Tidak Meningkat

SBY mengklaim pemberantasan korupsi di periode pemerintahannya berjalan lebih agresif.

Rabu, 25 Januari 2012, 12:22 WIB
Anggi Kusumadewi, Suryanta Bakti Susila
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono  

VIVAnews – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menepis kritik sejumlah pihak yang mengatakan bahwa tindak korupsi di periode pemerintahannya meningkat. Menurutnya, hal itu tidak benar.

“Dari segi jumlah, tidak boleh dikatakan korupsi meningkat,” kata Yudhoyono di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu 25 Januari 2012. Menurutnya, banyak kasus korupsi yang terjadi sebelum dia menjabat, lalu ketahuan setelah dirinya menjabat sebagai presiden.

“Penindakannya kena pada era kami, ada buahnya,” ujar Yudhoyono saat bertemu dengan para aktivis antikorupsi di kantornya, antara lain Teten Masduki dan Danang Widoyoko. Dalam kesempatan itu, hadir pula Menko Polhukam, Kapolri, Jaksa Agung, dan Ketua KPK.

Yudhoyono menyatakan saat ini terbangun persepsi, meski penegak hukum sudah bekerja setengah mati, korupsi masih merajalela. Padahal, kata dia, sesungguhnya yang benar terjadi adalah kasus korupsi banyak terkuak karena penindakan terhadap korupsi meningkat tajam.

“Ibaratnya, tidak ada yang lepas,” kata Yudhoyono. Ia juga mengklaim, pemberantasan korupsi di periode pemerintahannya justru lebih agresif. “Kita punya KPK, andalan kita. Polri dan Kejaksaan juga bekerja. Juga PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan), NGO (Non-Governmental Organization), dan pers,” ujarnya.

Kepedulian masyarakat, lanjut Yudhoyono, juga berkontribusi nyata terhadap pemberantasan korupsi. “Masyarakat berani melapor. Itu membuat banyak yang peduli dan bertindak, banyak yang kena. Kalau banyak yang ditindak, penindakan yang nyata ini terjadi,” imbuh dia.

Yudhoyono kemudian menyentil maraknya kasus korupsi yang melibatkan pejabat daerah. Menurut dia, pada era reformasi ini, kekuasaan didistribusikan secara luas, bukan hanya terletak pada presiden dan pemerintah pusat. Akibatnya, kata dia, “Kasus korupsi tersebar di mana-mana. Bisa jadi itu kenapa korupsi masih terjadi.”

Yudhoyono memaparkan, ada 168 permintaan izin kasus korupsi untuk diperiksa kepolisan dan kejaksaan. Sementara, ujarnya, pada periode 1999-2004, hanya ada 78 kasus korupsi yang dimintakan izin untuk diperiksa.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
pras57
03/02/2012
para koruptor ilmunya sudah di atasnya KPK sehingga susah untuk tertangkap yg membikin seolah2 korupsi tidak meningkat. judul yang benar ialah banyak korupsi yang tidak terungkap.
Balas   • Laporkan
sammi
03/02/2012
Maksud kamu korupsi tdk meningkat di internal Demokrat karena sekarang lagi disoroti org banyak? Ini saya paham. Kalau indeks prestasi korupsi ya cukup banyak meningkat dan tersalur dgn baik sampai ke jajaran lurah.
Balas   • Laporkan
akbar.andry
25/01/2012
bullshit....
Balas   • Laporkan
firman1805
25/01/2012
Mas SBY, boleh saya tanya? dapat data dari mana? coba cek ulang ya.. Anggaran Bansos sampai ke Anggaran Mamin aja hampir semua daerah dikorupsi.. Sepertinya korupsi jaman sekarang lebih parah dibanding jaman lalu.. ga ada bedanya brow..
Balas   • Laporkan
andryse1
25/01/2012
Korupsi nya sih memang gak tida meningkat , cuma orang yng melakukan korupsi nambah ya pak.. seperti anggota partai anda.. sebagian besar sudah terbiasa melakukan korupsi...
Balas   • Laporkan
ridho.d.prasetyo
25/01/2012
SBY,,KENAPA OTAKMU LEBIH CACAD DARIPADA CANGKEMMU..?? TERANG AJA MUKA LOE NGOMONG KORUPSI GA MENINGKAT,,LHA WONG BIANG DARI SEMUA INI KAN OTAK LOE SENDIRI......
Balas   • Laporkan
chabie
25/01/2012
endasmu tidak meningkat,,,kasus korupsi yang tak pernah terselesaikan anda bilang tidak meningkat,,sekarang korupsibukan hanya dikalangan atas saja dari jajaran yang paling rendah pun sudah menjalar, ini dampak dari korup wakil rakyat yang tidak terhorma
Balas   • Laporkan
delta88
25/01/2012
ayo semangat memang masalah korupsi banyak dan komlpeks tapi sekarang bagi saya sudah membanggakan daripada tidak ada tanggapan dari pemerintah menmgenai korupsi..KPK dan Intel,Polisi,semuanya makasih atas kerja kerasnya...sedikit demi sedikit terkuak
Balas   • Laporkan
delta88 | 25/01/2012 | Laporkan
walaupun dalam penyidikan lambat laun namun pasti terbongkar,tidak ada manusia yang sempurna
delta88 | 25/01/2012 | Laporkan
walaupun dalam penyidikan lambat laun namun pasti terbongkar,tidak ada manusia yang sempurna
applelight
25/01/2012
anda tahu kotoran? omongan anda itu tidak lebih dari kotoran bagi saya. kalau korupsi diberantas, bukti signifikannya mana? nazarudin??? toh sampe sekarang masih berbelit-belit... ironis sekali kau SBY.
Balas   • Laporkan
delta88 | 25/01/2012 | Laporkan
itu pendapat anda,saya beda lagi...saya mendukung dan memahami..
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ