VIVAnews - Mengumbar keyakinan ateis lewat jejaring sosial membuat Alexander, CPNS di Kabupaten Dharmasraya berstatus tersangka. Sejumlah kecaman kemudian berdatangan ke alumnus Universitas Padjajaran jurusan statistik ini.
Ketua Majelis Ulama Indonesia cabang Sumatera Barat Syamsul Bahri Khatib pun menyayangkan sikap Alexander yang membawa nama Minang. "Ini melukai seluruh masyarakat Minang, sendi dasar agama sudah dirusak," kata Syamsul Bahri Khatib pada VIVAnews, Jumat 20 Januari 2012.
Menurut Buya Syamsul, sikap anti tuhan yang disebarkan pemilik akun Facebook Alexander Aan ini bertentangan dengan semua agama. Bahkan, keyakinan yang dipertahankan Alex tersebut dinilainya tidak cocok berkembang di Indonesia.
"Ini kan bertentangan dengan Pancasila, tentunya paham ateis tidak bisa diterima di Indonesia," tambahnya. Berkembangnya pemikiran ateis tersebut, menurutnya, tidak sepenuhnya bisa menyalahkan sejumlah pihak seperti ulama.
Menurutnya, persoalan keyakinan seseorang yang sudah dewasa sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi. "Pertanyaannya, bukan di mana peran ulama, tapi, di mana ia belajar seperti itu?" ungkapnya.
Alexander ditahan Polres Sijunjung setelah sejumlah masyarakat yang tergabung di dalam LSM Pandan melaporkannya ke polisi setempat. Penyidik di Polres Sijunjung resmi menahan dan menetapkannya sebagai tersangka. Buntut mem-publish keyakinannya lewat jejaring sosial, kini Alexander diancam dengan pasal berlapis.
Menurut penyidik, Alexander diancam dengan Pasal 27 ayat 3 UU ITE, Pasal 156 A KUHPidana tentang penodaan agama dan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat dengan ancaman masing-masing 6 tahun penjara. (umi)
kalau ada orang minang-beragama-pejabat yg bersumpah demi allah tdk menerima-memberi dll ternyata korupsi juga, apakah orang minang itu tdk menistakan tuhan? dan celakanya pejabat spt ada dan kalian juga yg beragama diam saja malah minta tambo ciek wkwkwk
gw orang minang sob, orang minang punya pituah "adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah". kami orang beragama. orang minang bukan atheis, terserah klo anda atheis, tp jngan pernah sandingkan "minang" dengan "atheis" anda.. orang minang bisa marah..
Ada yang mengaku beragama tapi menjadikan mereka beringas dan tidak berperikemanusian seperti yang terjadi di cikeusik, ada yang tidak percaya tuhan tapi tidak merugikan orang lain, kenapa di hukum? apa yang salah dalam sistem hukum di Indonesia??
serigala_api
| 30/01/2012
|
Laporkan
ini satu lagi komentar ngga jelas..baca dulu system hukum di indonesia secara benar..pertanyaan nya sudahkah anda baca atau tau sytem hukum negara kita??baru tau salah benar nya suatu system..jangan asal mangap aja..yg cerdas dikit napa..
Dari bbrp kasus dan seiring byk nya kejadian yg aneh2 di indonesia, saya berpendapat bahwa Bangsa Indonesia sudah hilang JATI DIRI nya sbg Bangsa BESAR yg Bhineka Tunggal Eka, Ada yg bisa beri masukan???...
Berdasarkan artikel diatas, Alex bukan hanya menyebarkan faham Atheist, tapi juga menjelekan agama lain dan Tuhan melalui jejaring sosial. Atheist nya ga masalah, tapi pelanggaran hukum nya yang jadi masalah.
apalahboleh
| 22/01/2012
|
Laporkan
ne orang berdua ng' pinter neh, yg dibahas tentang persoalan atheis tapi malah ngomen soal DPR... ckckck..
in.finity
| 22/01/2012
|
Laporkan
DPR? Sesuai moto pemerintah, LANJUTKAN! Suruh bangun fasilitas selengkap2nya asalkan Rakyat boleh ikut ke toilet, makan, tidur dan maen internet. Itu kan uang Rakyat. Hehehe..