Nasional

Dianggap Nodai Agama, PNS Ateis Ditahan

Alexander, PNS Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, tidak percaya Tuhan dan agama.

Jum'at, 20 Januari 2012, 19:57 WIB
Eko Huda S
Di depan polisi dia terang-terangan mengakui seorang ateis (ientrymail.com)

VIVAnews - Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Alexander (30), ditahan oleh polisi. Sebabnya, pria yang mengaku ateis ini dianggap telah melakukan penodaan agama.

Cerita penahanan Alexander itu berawal dari perdebatan soal agama di akun Facebook-nya. Alexander sendiri memiliki dua akun Facebook, yaitu Alexander dan grup Ateis Minang. "Di grup Ateis Minang, Alex menjadi adminnya. Di situ dia membuat tulisan, intinya tidak percaya Tuhan dan agama," ujar Kapolres Dharmasraya, AKBP Chairul Aziz, sat berbincang dengan VIVAnews.com, Jumat 20 Januari 2012.

Menurut Chairul, dalam tulisan ateis di grup itu, Alexander menggunakan Al-Quran dan cerita nabi-nabi Islam sebagai bahan kajian. "Dengan kisah-kisah itu timbul ketidakpercayaan pada Islam. Ada dialog-dialognya," kata dia.

Chairul mengatakan, tulisan-tulisan Alex itu kemudian mendapat tanggapan dari orang-orang yang bergabung dengan grup Facebook yang dibikinnya. Banyak hujatan dialamatkan kepada Alex yang semula belum diketahui identitasnya itu. "Tulisan Alex itu menjadi polemik dan konflik. Ada tanya jawab dan saling hujat," ujar Chairul.

Perdebatan di dunia maya itu segera menyebar. Sejumlah orang kemudian berusaha mencari siapa sebenarnya pemilik grup Ateis Minang ini. "Kemudian dilacak oleh masyarakat, ketemu dan ternyata pegawai Pemda. Saat ketemu dia sedang buka Facebook juga," kata Chairul.

Mereka kemudian terlibat perdebatan dengan Alex. Di hadapan mereka, Alex terang-terangan menyatakan tidak mengakui keberadaan Tuhan. "Masyarakat jadi tidak suka, sempat dipukul. Kemudian Alex melapor ke Polsek dan diamankan untuk keselamatannya," ujar Chairul.

Polisi memindahkan Alex ke Polres Dharmasraya untuk keamanannya. Saat diperiksa polisi, Alex juga secara terang-terangan mengakui sebagai ateis. "Dia bilang tetap tidak percaya Tuhan, tidak percaya agama. Dia diamankan karena masyarakat marah," tutur Chairul.

Sejumlah ormas dan MUI setempat melaporkan Alex ke polisi dengan tudingan penodaan agama karena menggunakan Al Quran dan cerita-cerita Nabi untuk menyatakan ketidakpercayaannya pada Tuhan.  

Polisi kemudian memeriksa apakah laporan itu memenuhi unsur-unsur yang dituduhkan. "Kami cari pasal-pasalnya, ternyata memenuhi unsur pidana penodaan agama. Dia terkena Pasal 156a KUHP Ayat 1 dan 2," kata Chairul.

Polisi pun memutuskan untuk menahan Alex. "Alex ditahan di Polres karena ancaman hukumannya lebih dari lima tahun. Selain itu, penahanan akan lebih aman bagi dia karena masyarakat yang resah semakin marah kepadanya," ujar Chairul. (kd)

 



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
serigala_api
30/01/2012
ini mslh pnstaan agama..kok dhbungkan dengan korupsi?kalau kmntar yg cerdas kawan..malu ahg asal mbacot aja!!!emang kalian rela agama kalian dinistakan orang lain??
Balas   • Laporkan
kapolsek
30/01/2012
Kasus baru, semangat untuk bekerja.... melindungi, malayani dan mengayomi masyarakat... :D
Balas   • Laporkan
jullian.gafar
24/01/2012
Seingat saya negara kita Bhinneka Tunggal Ika, terus ya hak orang untuk Atheis dong. Misal orang beragama selalu terganggu, bukankah yang mempunyai masalah adalah orang yang beragama? Gitu aja koq sewot?
Balas   • Laporkan
afrizan.nurpermadi
24/01/2012
ini menodai agama atau menunjukkan bukti2..? biasanya orang ga senang ditunjukin bukti malah nuduh penistaan (penodaan)...
Balas   • Laporkan
iron maiden
22/01/2012
menodai agama? kalau agama itu sakral krn dipercaya oleh orang2 beragama datangnya dari tuhan maka manalah mungkin manusia ateis semacam alexander bisa menodai kesucian tuhan, kalau bisa menodai ciptaan tuhan artinya bohong agama itu dtgnya dari tuhan
Balas   • Laporkan
serigala_api | 30/01/2012 | Laporkan
orang yg sok pintar..
tiki-taka | 27/01/2012 | Laporkan
sok pintar..
dhe2n74
21/01/2012
Dari bbrp kasus dan seiring byk nya kejadian yg aneh2 di indonesia, saya berpendapat bahwa Bangsa Indonesia sudah hilang JATI DIRI nya sbg Bangsa BESAR yg Bhineka Tunggal Eka, Ada yg bisa beri masukan???...
Balas   • Laporkan
serigala_api | 30/01/2012 | Laporkan
emang kamu hapal sila2 dalam pancasila kawan??coba apa bunyi sila pertama??kalau tau pasti kamu akan dapat jwban dari pertanyaan kamu..
afrizan.nurpermadi | 24/01/2012 | Laporkan
"beragam tapi tetap satu" apanya... orang punya jalan pikiran sendiri yang ga sesuai di tempat tinggalnya, malah ditahan.. Ga kompak banged..
c1xox
21/01/2012
Halaggh...klo Atheis sejati ga kan ngajak2 org buat ga percaya Tuhan, apalagi pake jelek2in agama yg lain...Atheis masalah pribadi !! lha si Alex ni cuma mau cari sensasi doank pake nantangin orang debat segala...yah ga nyambung lah..!s7
Balas   • Laporkan
serigala_api | 30/01/2012 | Laporkan
setujuuuu banget..ini mslah penistaan jangan dibawa keranah yg lain..!
mahadewa
21/01/2012
ATHEIS TIDAK MELARANG ORANG LAIN BERIBADAH BAHKAN MEMBAKAR DAN MENGHANCURKAN RUMAH IBADAH
Balas   • Laporkan
afrizan.nurpermadi | 24/01/2012 | Laporkan
se7
jarangdibelay
21/01/2012
tuk iron_maiden, kampetpretpret dll, baca donk beritanya jgn sotoy, si alex ini ditangkap krn di facebook dia nyebarkan fahamnya dng membawa2 al-quran, & menodai agama islam, klo dia tdk menyebarkan, mungkin faham atheis yg dia anut g kan jd masalah
Balas   • Laporkan
dulkamid
21/01/2012
Ah mungkin maksud sang birokrat ini, bukan tidak mengakui dan menyembah Tuhan. Dia cuma mengakui dan menyembah duit dan jabatan sebagai tuhan barunya. Celakanya, dia mengaku terang-terangan. Tidak seperti yang lain, diam-diam munafik.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ