Nasional

Walikota Surabaya Siap Pakai Mobil Esemka

"Kalau memang layak kenapa nggak? Wong aku juga biasa naik bemo kok."

Selasa, 10 Januari 2012, 18:24 WIB
Elin Yunita Kristanti
Mobil rakitan SMKN 2 Surabaya (VIVAnews/ Tudji Martudji)

VIVAnews - Tertarik dengan mobil hasil rakitan SMKN 2 Surabaya, Walikota Tri Rismaharini berniat memborongnya. Tapi dengan catatan jika kendaraan roda empat itu sudah dinyatakan laik jalan. Menurutnya, mobil tersebut harus diuji sebelum dipasarkan.

Risma mengaku tidak takut menggunakan mobil produk siswa SMK."Nggak apa-apa. Kalau memang layak kenapa nggak? Wong aku juga biasa naik bemo kok," kata Tri Rismaharini, Selasa 10 Januari 2012.

Terkait itu, walikota mengaku telah memerintahkan bagian perlengkapan Pemkot Surabaya untuk mengecek kondisi mobil karya pelajar tersebut. Menurutnya, garapan pelajar di Surabaya itu harus lebih dulu melewati beberapa tes yang menjadi kepatutan. "Bagian perlengkapan saya suruh ke sana," tegasnya.

Dan, guna mendukung karya pelajar di Surabaya, pemerintah daerah memberikan bantuan uang makan dan uang praktek ke sejumlah sekolah berprestasi, diantaranya SMKN 2, SMKN 11 dan beberapa SMK lain yang sibuk mengerjakan produk mobil.

Dan, untuk uji kelayakan, menurutnya perlu dilakukan karena menyangkut keselamatan pengguna dan banyak orang. Terkait itu, Risma mewanti-wanti agar keselamatan dipikirkan dengan cermat.

Sebelumnya, pelajar kelas XI dan XII SMKN 2 Surabaya berhasil merakit mobil jenis pick up, yang harga jualnya berkisar Rp50 juta. Berkapasitas 1.500 cc, dengan sistem Double Over Head Chamshaft (DOHC). Mesinnya menggunakan sistem electric fuel injection (EFI), tanpa distributor untuk pengatur pengapian.

Kendaraan ini memiliki panjang 4,5 meter dan lebar 1,5 meter. Panjang poros dari as roda depan dan belakang 3 meter. Tinggi bak 50 centimeter, bodi terbuat dari pelat, bumper depan terbuat dari bahan fiber impor.

Untuk suspensi dirakit menggunakan pegas, di bagian depan dan belakang. Dengan roda berukuran 14 inci. Transmisi masih manual dengan 6 speed. Dan, jenis bahan bakar yang digunakan Pertamax.

Laporan : Tudji Martudji | Surabaya



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
ir.poekimak
11/01/2012
mobil cuma bisa ngerakit doang...
Balas   • Laporkan
ardiyantobusri
11/01/2012
semoga nanti di jalan2 tidak semakin macet karena orang semakin mudah dan murah untuk memiliki kendaraan pemerintah harus siap untuk mengantisipasi itu dengan memperlebar jalan yang sudah ada ( ayo berkreasi terus..... )
Balas   • Laporkan
drogbaba
11/01/2012
salut buat kreasi anak indonesia khususnya otomotif....maju trus....
Balas   • Laporkan
kambingdomba
10/01/2012
sip
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ