Nasional

Senjata di Aceh Selundupan dari Selat Malaka?

Panglima mengatakan wilayah yang juga rawan penyelundupan senjata adalah Selat Malaka.

Senin, 9 Januari 2012, 19:19 WIB
Elin Yunita Kristanti, Nur Eka Sukmawati
Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono (Antara/ Andika Wahyu)

VIVAnews - Rentetan penembakan terjadi akhir-akhir ini di Nanggroe Aceh Darussalam. Selain siapa pelaku dan motif, yang juga sedang dikejar adalah, dari mana kelompok bersenjata tersebut mendapatkan senjata dan amunisi.

Sebab, diyakini, senjata-senjata yang dipakai bukan berasal dari milik mantan anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Terkait dengan peredaran senjata ilegal di Indonesia, Panglima TNI, Laksamana TNI Agus Suhartono mengatakan, salah satu wilayah yang rawan penyelundupan senjata adalah di Selat Malaka --yang tak jauh dari wilayah perairan Aceh. Oleh sebab itu, TNI itu terus menjaga wilayah tersebut.

"Di tingkatan kami adalah bagaimana melaksanakan kegiatan patroli untuk mengeliminasi atau menemukan penyelundupan-penyelundupan itu," ujar Agus di Jakarta, Senin, 9 Januari 2012.

Lantas apakah ada kemungkinan senjata di Aceh benar diselundupkan dari Selat Malaka? "Memang penyelundupan senjata itu di mana pun selalu ada," jawab Panglima.

Sebelumnya, Panglima meyakini senjata yang beredar di Aceh bukan berasal dari mantan GAM. Namun, TNI berharap kelompok-kelompok ini dapat menyerahkan senjata yang masih dipegang.

Agus Suhartono pun tidak akan memerintahkan audit senjata di Nanggroe Aceh Darussalam. Tindakan yang sudah dilakukan TNI selama ini dinilai sudah cukup, yakni secara rutin memeriksa gudang senjata di Aceh.

Terkait penembakan, Agus juga mengatakan TNI akan terus mengikuti perkembangan di Aceh. Pemantauan perkembangan tidak hanya fokus pada jelang pelaksanaan pemilihan gubernur saja. Tapi, juga secara berkelanjutan. (art)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Siapapun yang melakukannya harap di tangkap, ini tidak ada kaitannya dengan GAM. terlalu bodoh kalo menuduh mereka pelakunya.. karena manyoritas di perlemen aceh merupakan anggota GAM dari Partai Aceh, ini hanya provokator yg mw mengadu domba aceh dan jaw
Balas   • Laporkan
ronowidagdo
09/01/2012
Dari manapun senjata diperoleh, tapi kenapa etnis tertentu saja yg jadi sasaran. Rasanya seperti jaman Jahiliyahsaja. Apakah memang masih serendah itu martabat mereka ? Ingat hukum karma, kalo di Islam hukum kisas ! Pasti terbalas. Takkan terlepas.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ