Nasional

Natal, Banser NU Ikut Jaga Gereja di Solo

Sekitar 200 personel Banser akan menjaga jalan-jalan menuju gereja di Solo.

Jum'at, 23 Desember 2011, 13:20 WIB
Ita Lismawati F. Malau
Banser NU (Pambudi Eko/VIVAnews)

VIVAnews - Solo pernah diguncang bom bunuh diri, tepatnya di Gereja GBIS Kepunton. Tak ingin insiden ini terulang, organisasi pemuda Nahdlatul Ulama, Banser, akan ikut berjaga di sejumlah gereja.

Ketua GP Ansor Cabang Solo, Nurkholis mengatakan personel Banser juga akan dikerahkan untuk mengamankan jalan-jalan menuju gereja. "Mulai hari ini personel Banser sudah berjaga di Gereja Bethani Solo. Pihak gereja memang sudah meminta," kata Nurkholis, Jumat, 23 Desember 2011.

Menurutnya, jumlah anggota Banser yang diturunkan sebanyak 200 personel. Mereka akan berkoordinasi dengan Polres hingga polsek-polsek yang ada di Solo. "Kami nanti akan berpatroli keliling pada malam Natal untuk memantau kondisi keamanan," katanya.

Minggu 25 September 2011, sebuah bom meledak sesaat kebaktian selesai di GBIS Solo. Satu korban tewas diketahui adalah pelaku bom bunuh diri, Hayat. Sementara itu, belasan jemaat luka-luka terkena serpihan bom. Beberapa di antara mereka juga mengalami gangguan pendengaran. Laporan: Fajar Sodiq | Solo (adi)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
mas.rompi
27/01/2012
Banser ora usah melu2 njogo. Sampeyan2 isok opo? Opo mbok anggep aparat ora mampu njogo? Sampeyan malah isok2 nambah kacau suasana. Ngamanken tempat ibadah kuwi onok ilmune. Sampeyan wis ngeroso mampu ta? Ojok tambah nggawe repot aparat.
Balas   • Laporkan
frogman
23/12/2011
dear Gp Ansor....cheeerrsss..salute
Balas   • Laporkan
frogman
23/12/2011
dear Banser NU....cheeersss....salute..
Balas   • Laporkan
strongmouth26
23/12/2011
@bio13 : org malas banyak celakanya ! standing applause 4 NU !!!!
Balas   • Laporkan
numpang_coment
23/12/2011
yang baik ya di dukung .. ! lanjutkan
Balas   • Laporkan
safiyah
23/12/2011
terimakasih n salut untuk banser NU,dikala aparat keamanan sudah tdk bisa menjamin lagi keamanan terutama bogor dsktrnya...
Balas   • Laporkan
mas.rompi | 27/01/2012 | Laporkan
NU kuwi nek urusan gerejo sll gerak cepat, alasane aparat keamanan wis gak isok njamin keamanan. Tapine nek wong islam ning ambon terdesak, alasane: "Gak usah berangkat, percayakan pada aparat".
basahketek
23/12/2011
@Bio : Mukamu Itu yang Ndesoooo...sana kerja lagi...!
Balas   • Laporkan
"Kami nanti akan berpatroli keliling pada malam Natal untuk memantau kondisi keamanan," katanya. Pokoknya ndak lupa sholat Isya' ma tahajud aja.....
Balas   • Laporkan
mas.rompi | 27/01/2012 | Laporkan
Yen urusan gereja, kito sedoyo warga NU cepat tanggap. Gak percoyo kerjone aparat. Yen urusan wong islam ning ambon dibantai, alasan: "Percayakan pada aparat".
wayan_bluess
23/12/2011
Apresiasi yang bagus untuk menjalin keharmonisan dan keanekaragaman bangsa Indonesia...tegakkan Ukhuwah Islamiyah.....
Balas   • Laporkan
bio13
23/12/2011
Kurang kerjaan. Ndeso!
Balas   • Laporkan
mas.rompi | 27/01/2012 | Laporkan
Kenapa kalo kasus ambon kok beralasan: "percayakan pada aparat"? Kok gak berangkat le? gak wani ta? katenye kebal senjate. kenape dulu waktu gus mundur dilongsorkan dari kursi kepresidenan kok nggak keluarin bansernye? weleh weleh weleh. Ilmu kebal atau
romardon | 23/12/2011 | Laporkan
lo memang bajakan.. ni kan kerjasama antara umat beragama...
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ