Nasional

Gempa Bali, Bisnis Sewa Mobil Masih Lancar

Sewa mobil akan berkurang jika wisatawan asing mulai meninggalkan Bali.

Jum'at, 14 Oktober 2011, 10:25 WIB
Hadi Suprapto, Nina Rahayu
Bangunan rusak akibat lindu menghantam Bali, Kamis kemarin (Veronica Liglesias)

VIVAnews - Bencana gempa yang melanda Bali Kamis kemarin belum membawa dampak berarti dalam bisnis penyewaan mobil. “Semua transaksi masih berjalan normal, belum terlihat penurunan atau pembatalan secara tiba-tiba yang dilakukan pelangan kami,” kata Nyoman Seniweca, pemilik Wirasana Rent a Car, saat dihubungi VIVAnews.com dari Jakarta, Jumat 14 Oktober 2011

Nyoman menjelaskan, secara keseluruhan dampak gempa baru akan terasa setelah tiga hari atau seminggu setelah gempa. “Hingga saat ini saya belum menerima laporan pembatalan dari pelanggan," katanya.

Menurut dia, sewa mobil akan berkurang jika wisatawan asing mulai meninggalkan Bali. "Tapi ini sementara," katanya.

Wirasana menyediakan berbagai mobil muali dari Suzuki Karimun hingga Toyota Alphard. Harganya pun bervariasi dari Rp200 ribu hingga Rp2 juta per 12 jam. Jasa rental yang beralamat di Jalan Gusti Ngurah Rai Denpasar ini juga menyewakan bus berbagai ukuran. "Penyewanya sebagian besar wisatawan," katanya.

Kamis 13 Oktober 2011, pukul 10.16 WIB, bumi Bali diguncang gempa besar berkekuatan 6,8 Skala Richter. Murid-murid panik berlarian ke luar sambil menghindari reruntuhan atap, turis-turis berlomba keluar hotel dan menjauhi pantai, pasien rumah sakit dievakuasi secepatnya. Semua orang menghambur ke luar.

Beberapa jam kemudian, pada pukul 14.52 WIB, Pulau Dewata kembali diguncang lindu. Kekuatannya lebih kecil dari pertama, 5,6 SR. Toh begitu, goyangannya terasa cukup kuat. (eh)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
didin tahajudin
14/10/2011
gempa itu merupakan sapaan buat warga bali, agar tidak terlarut-larut dalam mimpinya yang indah. ayo bnagun warga bali.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ