Nasional

Tak Hadir, Megawati Saksikan Pidato SBY di TV

Mega juga belum dipastikan menghadiri detik-detik proklamasi di Istana Negara.

Selasa, 16 Agustus 2011, 12:26 WIB
Elin Yunita Kristanti, Fadila Fikriani Armadita
Megawati Soekarnoputri (Vivanews/ A. Rizaludin)

VIVAnews -- Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri tidak hadir dalam pidato kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sekretaris Jenderal PDIP, Tjahjo Kumolo menegaskan bahwa Megawati meyaksikan pidato kenegaraan SBY lewat siaran televisi.

"Bu Mega kemarin hadir di istana, dimasalahkan. Ini tidak hadir dimasalahkan. Beliau lihat di TV kok," kata Tjahjo, di Gedung MPR, Selasa 16 Agustus 2011.

Menurut Tjahjo, Megawati memang tidak diundang dalam acara tahunan ini.      "Kan ketua-ketua DPD mengunjungi semua mantan-mantan presiden. Kebetulan Ibu Mega memang sedang ada halangan," kata dia

Apakah Megawati akan hadir dalam acara peringatan detik-detik proklamasi yang digalr besok di Istana Negara, Tjahjo tidak memberikan jawaban pasti,  "Sebagai warga negara pasti mengikuti upacara. Soal di mana itu kan bebas," ucapnya Hadir dalam upacara 17 Agustus, katanya, tidak harus di lingkungan  Istana Merdeka.

Dalam pidato kenegaraan Presiden SBY pagi tadi, hadir Mantan Presiden BJ Habibie, Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Rencananya SBY akan menyampaikan nota keuangan RAPBN 2012 pada pukul 14.30 siang nanti.

Sebelumnya, Megawati datang dalam acara penganugerahkan bintang jasa kepada 30 tokoh Indonesia di Istana Negara. Salah satu penerima penghargaan Adi Pradana itu adalah Ketua MPR Taufiq Kiemas, suaminya.

Megawati tampak hadir di Istana Negara, mendampingi Taufiq. Mengenakan kebaya coklat dipadu kain batik warna senada, Megawati berdiri di barisan paling depan, diapit oleh Wakil Presiden Boediono, dan mantan wakil presiden Jusuf Kalla.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
edi marsetyo
11/09/2011
gmana mau hadir ,krena dia msh mengangap dirinya msh presiden.gengsi doooong
Balas   • Laporkan
mxol
25/08/2011
Benci dan Cinta itu beda-beda tipis. Apa karena cinta Mega tak berbalas pada SBY sehingga timbul kebencian yang amat sangat. Sudahlah Bu jangan mengejar orang yang tidak cinta Ibu, manfaatkan saja yang ada OM taufik. Sayang kalau kebencian dibawa mati loh
Balas   • Laporkan
dyana45
16/08/2011
TIRU NABI MUHAMMAD SAW,BAHKAN ORANG YG TELAH MELUDAHI NYA PUN TETAP DI PERLAKUKAN BAIK SAMPAI ORG TSB MASUK ISLAM,,,,PEMIMPIN YANG TAULADAN
Balas   • Laporkan
afrizalno1
16/08/2011
waduh...beliau lagi ni..
Balas   • Laporkan
wirkoko
16/08/2011
hadir atau tidak itu sama saja, presiden yang tdk bermutu
Balas   • Laporkan
rakyat kismin
16/08/2011
klo kamren kan beda konteksnya, klo sikapnya kyak gini ga pantas mbok mega di bilang negarawan
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ