VIVAnews - Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono kembali dipanggil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kali ini, Surono diundang ke kediamannya presiden di Cikeas.
"Iya, sekarang saya lagi di Cikeas," ujar Surono saat berbincang dengan VIVAnews.com, Jakarta, Sabtu 6 Agustus 2011.
Sebelumnya, pada Jumat, 5 Agustus 2011 kemarin, Surono dan Staf Khusus Presiden Bidang Bencana dan Bantuan Sosial Andi Arief dipanggil presiden.
Menurut seorang pejabat di lingkungan Istana, pertemuan tersebut membahas mengenai status dua gunung di Jawa Barat yakni, gunung Papandayan dan Guntur yang aktivitasnya ekstra waspada.
Surono mengungkapkan, status gunung Papandayan saat ini masih waspada. Status ini sudah diberlakukan sejak 2009 lalu. Untuk terus memastikan, pihaknya terus memantau aktivitas gunung tersebut.
Dijelaskan Surono, kedua gunung itu masih aktif dan berpotensi meletus. Khusus gunung Guntur, sudah aktif sejak 167 tahun lalu. Sehingga harus terus mendapat perhatian. Karena jika meletus, dampaknya sangat besar. "Disana penduduknya terlalu dekat," imbuhnya.
Surono belum bisa menjelaskan wilayah mana saja yang akan berdampak serius jika kedua gunung tersebut meletus. "Saya tidak hafal, saya harus baca peta dulu. Dan saya tidak bawa peta saat ini," ujarnya. (adi)