Nasional

Jago Keraton di Pilkada Kota Yogya

Jago Keraton ini diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Golkar.

Rabu, 1 Juni 2011, 16:15 WIB
Arfi Bambani Amri
Gusti Bendoro Pangeran Haryo (GBPH) Prabukusumo (ANTARA/Regina Safri)

VIVAnews - Pasangan ketiga mendaftar untuk ikut Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Yogyakarta hari ini, yakni Suyudi dan Imam Priyono dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Golkar. Pasangan ini diantar juga oleh kerabat Keraton Yogyakarta yakni Gusti Bendoro Pangeran Haryo Prabukusumo dan kerabat Paku Alam, Kanjeng Pangeran Haryo Endrokusumo.

Pasangan berslogan Hati Beriman ini adalah yang ketiga mendaftar di Komisi Pemilihan Umum Kota Yogyakarta, Rabu 1 Juni 2011. Sebelumnya telah mendaftar pasangan yang diusung oleh Partai Amanat Nasional, Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan, Hanafi Rais dan Tri Harjun. Kemudian pasangan dari Oartai Keadilan sejahtera M. Zuhrif Hudaya-Aulia Reza Sabatian.

Sebelum mendaftarkan diri sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Yogyakarta yang akan bersaing dalam pilkada Kota Yogyakarta yang akan berlangsung pada bulan September mendatang, pasangan Hati Beriman ini secara resmi mendeklarasikan sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota dalam Pemilukada Yogyakarta mendatang di Lapangan RW 13,  Kampung Kricak, Yogyakarta.

Dalam kesempatan itu, pasangan Haryadi Suyuti dan Imam Priyono menyampaikan alasannya mengenai mengapa pendaftaran dilakukan  pada hari-hari terakhir. Kemudian secara gamblang kedua pasangan menjelaskannya di hadapan ratusan kader dan simpatisan partai.

''Mengapa daftarnya saat-saat terakhir, karena hari ini  bertepatan dengan hari lahirnya Pancasila. Semoga hal ini bisa dimaknai secara rasional dan secara hati bahwa Pancasila sebagai  dasar negara merupakan inti kebersamaan menuju kejayaan Indonesia," kata Haryadi Suyuti.

Haryadi yang saat ini masih menjabat aktif menjabat sebagai Wakil Walikota Yogyakarta ini optimistis mampu memenangi Pemilukada asalkan semua pihak mau bekerja  keras. Kemenangan yang diraih nanti akan dipersembahkan bagi seluruh masyakarat Kota  Yogyakarta.

''Sebagai warga Yogyakarta, kami mempunyai kewajiban dan berjanji akan terus memperjuangkan keistimewaan Yogyakarta dengan penetapan,'' kata Haryadi Suyuti.

Laporan Juna Sanbawa | Yogyakarta



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
andariesta
03/06/2011
Sejarah berdirinya kesultanan djogjakarta. Mereka selalu berkolaburasi dengan penguasa di negara ini. Dulu dengan Belanda, Jepang dan kemudian pemerintah Indonesia. Tidak lain utk eksistensi dan keuntungan kesultanan dan kerabatnya.
Balas   • Laporkan
ipenx | 08/08/2011 | Laporkan
Komenter apapun boleh asal sesuai dengan fakta dan sejarahnya.. Kayaknya perlu belajar sejarah lagi deh khususnya tentang berdirinya Kerajaan Mataram sampai saat ini..
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ