Nasional
Pimpinan Komisi X DPR

Tak Ada Itu Pelicin Proyek SEA Games

"Saya pastikan nggak ada itu. Kalau dana SEA Games kami nggak tahu sama sekali."

Jum'at, 13 Mei 2011, 13:57 WIB
Arfi Bambani Amri, Suryanta Bakti Susila
Proyek Wisma Atlet untuk SEA Games di Jakabaring, Sumsel (Antara/ Nila Fu'adi)

VIVAnews - Sejumlah anggota Badan Anggaran dan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat disebut-sebut tersangkut dalam kasus suap proyek SEA Games. Rully Chairul Azwar, Wakil Ketua Komisi X, membantah dugaan itu.

"Ini hari Jumat," kata Rully lalu mengangkat tangan, membuka jari telunjuk dan jari tengahnya membentuk huruf V. "Saya pastikan nggak ada itu. Kalau dana SEA Games kami nggak tahu sama sekali," katanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat 13 Mei 2011.

Politikus Partai Golkar itu menjelaskan, pembahasan proyek pembangunan wisma atlet SEA Games itu di awal masa periode DPR. "Jadi memang banyak yang tidak paham, tapi itu clean [bersih]," katanya.

Pelaksanaan proyek kemudian diserahkan ke eksekutif, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga. "Memang kurang transparan pelaksanaan proyeknya, tapi kalau di DPR nggak ada seperti itu (suap-menyuap)," katanya.

Dalam kasus ini, Komisi Pemberantasan Korupsi sudah menetapkan tiga tersangka yakni Rosa, Wafid Muharram, dan Muhammad El Idris. Rosa dan Idris diduga telah melakukan menyuap Wafid Muharram yang Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga itu terkait dengan proyek pembangunan wisma atlet SEA Games di Jakabiring, Palembang.

Rosa  diduga pernah menjadi anak buah M Nazarudin, politikus Demokrat, meski kemudian Rosa mengubah kesaksiannya mengenai itu. Sementara Nazar dari awal membantah mengenal Rosa.

Rosa sendiri, disebut Ruhut Sitompul, juru bicara Partai Demokrat, sering wara-wiri di DPR termasuk di Badan Anggaran. Anggota Badan Anggaran dari Demokrat, Angelina Sondakh, pun mengenal Rosa.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
mxol
13/05/2011
Komisi X pantas masuk rekor MURI sebagai komisi yang paling bersih (menurut pengakuan anggota komisi X). Gimana komisi yang lain tidakkah tertarik mengikuti jejak kawannya yang kinclong ini? Ayo kita khan harus berlomba dalam kebaikan bukan?
Balas   • Laporkan
mafia
13/05/2011
Tidak ada yg tau iya mas he.e.eee
Balas   • Laporkan
Anom Agra
13/05/2011
Di negeri ini mana ada suatu proyek tanpa ada uang pelicinnya?Apa lagi proyek itu miliaran rupiah!Istilah uang pelicin tidak ada tapi komisi pasti ada!Jangan berbohong apa lagi mengatakan hari ini hari jumat dgn buat ahruf V.Mustahil..!
Balas   • Laporkan
wirkoko | 13/05/2011 | Laporkan
Huruf V arti nya apa v..G.. N.. ha.. siang-siang sudah bohong DPR.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ