Nasional

Mekanik Merpati Dimakamkan di Bali

Joko sudah bekerja sebagai mekanik di PT Merpati Nusantara Airlines selama 21 tahun.

Selasa, 10 Mei 2011, 16:15 WIB
Ismoko Widjaya
Serpihan pesawat Merpati MA 60 yang jatuh ke laut di Kaimana, Papua Barat. (AP Photo/Jafar Werfete)

VIVAnews - Joko Santoso (41), salah satu mekanik PT Merpati Nusantara Airlines yang menjadi korban kecelakaan pesawat Merpati di Perairan Kaimana Papua Barat, dimakamkan di pemakaman Bugis, Jalan Pendidikan, Suwung, Denpasar, Bali, Selasa 10 Mei 2011.

Isak tangis dari istri dan dua anak korban, Siti Muawana dan keluarga besar yang ikut mengantarkan jenazah pria asal Blitar itu pecah saat peti mati masuk ke liang lahat. Joko adalah anak kedua dari 7 bersaudara. Selain keluarga besar, beberapa rekan kerja korban dari PT Merpati Nusantara Airlines turut hadir di acara pemakaman itu.

Sebelum dimakamkan, jenazah almarhum yang sampai di Bali pada Senin 9 Mei 2011 malam itu, sempat disalatkan di Masjid Darul Huda, Jalan Letda Made Putra, Denpasar.

General Manager Enginering Merpati Airlines Cabang Surabaya, Priharyono mengatakan, mendiang Joko sudah bekerja sebagai mekanik di PT Merpati Nusantara Airlines selama 21 tahun. Selama ini menetap di Mataram, Nusa Tenggara Barat.

"Mari kita beri semangat ke keluarga supaya tetap diberi ketabahan, keimanan, serta keikhlasan. Kita semua berduka. Saudara kita telah gugur dalam menjalankan tugas," ujar Priharyono, Selasa 10 Mei 2011.

Menurutnya, pemakaman dilakukan di Bali karena kerabat almarhum Joko banyak menetap di Bali. Pesawat Merpati Nusantara Airlines jenis MA-60 yang ditumpangi korban jatuh di perairan Kaimana, Papua Barat, sekitar 500 meter dari Bandara Utarom, Sabtu 7 Mei 2011.  (Laporan Bobby Andalan l Bali)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ