Nasional

Saksi: Pesawat AU Jatuh Karena Sayap Patah

"Pesawat belok kanan, saat belok sayap pesawat jatuh, sehingga pesawat terjatuh."

Kamis, 28 April 2011, 23:51 WIB
Elin Yunita Kristanti
Evakuasi pesawat (Antara/ Arief Priyono)

VIVAnews - Pesawat latih TNI Angkatan Udara jatuh di Yogyakarta Kamis 28 April 2011 pukul 15.45 WIB. Dua orang tewas akibat kejadian ini yakni Sersan Satu Ninang Siwiyono dan Sersan Dua Karbol Habib Rahman.

Gubernur AAU, Marsekal Muda IB Putu Dunia mengatakan, pesawat yang jatuh merupakan pesawat jenis glider tanpa mesin yang ditarik dengan pesawat bermesin. "Sertu Ninang ini sebagai instruktur terbang layang. Sedangkan Karbol sebagai anak latih," kata dia.

Sementara, saksi mata, Arif Mustafam, mengatakan pesawat jatuh diduga karena ada sayap yang patah. "Saat itu pesawat dari arah timur ke barat. Pesawat belok kanan, saat belok sayap pesawat jatuh, sehingga pesawat terjatuh," kata dia.

Arif melihat insiden itu saat sedang berada di serambi masjid Wotgaleh, Berbah. "Saat jatuh pesawat terlihat sangat jelas," kata dia.

Malam ini ini dua korban disemayamkan di Skuadron Pendidikan 101 Adi Sucipto. Kepala Penerangan dan Perpustakaan Lanud Adisutjipto Yogyakarta Mayor Sus Yuto Nugroho mengatakan, korban Habib Rahman berpangkat sersan dua karbol, asal Madura dan belum menikah.

Sedangkan, Sertu Ninang asal Dusun Kalongan, RT 01 RW 27 Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. Meninggalkan seorang istri korban bernama, Anastasia Sri, biasa dipanggil Lilik dan dua anak. Laporan: Erick Tanjung | DIY (adi)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating