MUI Yogya: Valentine Tak Haram
Label haram akan diberikan jika dalam perayaan Valentine diwarnai dengan maksiat.
Sabtu, 12 Februari 2011, 23:00 WIB
Hadi Suprapto
Hiasan Valentine (AP Photo/Sakchai Lalit)
VIVAnews - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Daerah Istimewa Yogyakarta mengeluarkan fatwa tak haram bagi umat muslim merayakan hari kasih sayang alias Valentine.
"Label haram akan diberikan jika dalam perayaan Valentine diwarnai dengan maksiat," kata Sekretaris MUI DIY Ahmad Muhsin Kamaludiningrat, di Yogyakarta Sabtu, 12 Februari 2011
Menurut dia, kategori haram bisa terapkan bila perayaan itu terdapat nafsu birahi yang bisa menimbulkan hasrat maksiat. Namun jika dalam perayaan dilakukan wajar, maka tidak haram.
"Memang tradisi Valentine yang berasal dari budaya Barat sering bertentangan dengan norma-norma Indonesia," katanya.
Ahmad menjelaskan, dalam Islam sendiri, tak mengenal hari baik dan hari buruk. Semua hari adalah sama. Harus diisi dengan sesuatu yang postif. Memberikan tanda kasih sayang bisa dilakukan setiap hari.
MUI DIY, kata Ahmad ,mengingatkan kepada kaum muda Yogyakarta dalam memperingati Valentine ini agar tidak terjebak tindakan negatif.
Laporan: Juna Sanbawa l Yogyakarta
Kenapa pas ane diputus pacar ane tgl 12 desember ga ada yg memperingati hari sedih ane ya.... gimana nich gan?
Kalau diharamkan kasihan tuh para kapitalis yang jualan cokalt, kembang, asesoris dan restoran. Mereka udah siap2 nampung duit valentiners.
Setuju, yg haram maksiatx bukan valentinex, walo sy gk prnh rayakan valentine. maksiat bsa kpn saja, di acara valentine, thn baru, lebaran, dll. Byk org rayakan lebaran dg judi, apakah hari lebaran trs diharamkan juga? Kan tidak! hehehe...
SHOFATH
13/02/2011
kasih sayanh dalam islam harus diamalkan tiap hari, gak pakai pilih-pilih hari. valentine itu memperingati orang gak bener, jadi latar belakangnya berbeda. Jadi muslim-muslimat harus bisa membedakan.
yang haram itu adalah orang yg merayakan valentine dengan mengumbar hawa nafsu, tapi menyatakan cinta kasih yang tulus kepada keluarga, sesama adalah hal yang mulia...
Mengamini valentine day asal tidak bermaksiat tak ubahnya seperti mengamanahkan sepotong ikan asin kepada seekor kucing.
Halal apa haram bukan manusia yang nentuin bos...
nuhuyann
|
13/02/2011
|
Laporkan
Layaknya lampu merah. Bukan pengguna jalan yg nentuin kapan harus merah, hijau, kuning atau ketiganya sekaligus. tinggal manut (ngikut) aja. Insyllh slamat!!!...
amijaya
|
13/02/2011
|
Laporkan
tapi batasan haram dlm berkehidupan udah jelas... kalo emang perayaan valentine masuk dlm kategori haram atau tidak... maka bisa diambil kesimpulan haram atau tidaknya
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar