Nasional

VIDEO: Makam Mbah Maridjan Tertimbun

Daerah itu kini penuh material vulkanik. Dari mulai debu, pasir, abu, hingga batu.

Jum'at, 12 November 2010, 10:17 WIB
Ismoko Widjaya
Melepas Mbah Maridjan (VIVAnews/Adri Irianto)

VIVAnews - Makam juru kunci Gunung Merapi Mbah Maridjan tertimbun abu panas Merapi, sehingga tak kelihatan lagi.  Gundukan tanah di posisi makam Mas Penewu Suraksohargo di kaki Merapi itu sulit ditemukan.

Mbah Maridjan dimakamkan di Dusun Srunen, Desa Glagaharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Jaraknya sekitar tujuh kilometer dari puncak Merapi.

Maridjan tewas karena terhempas luncuran awan panas 'wedhus gembel' 26 Oktober lalu di kampungnya Kinahrejo, yang berjarak sekitar lima kilometer dari lokasi makamnya.

Setelah 26 Oktober, Merapi terus meluncurkan awan panas. Terutama pada Jumat 5 November 2010 dini hari yang menewaskan hampir 100 orang warga di Bronggan, Kecamatan Cangkringan. Radius zona bahaya diperluas menjadi 20 kilometer.

Hal itu membuat desa Srunen, lokasi makam Mbah Maridjan merupakan wilayah yang berada di zona bahaya Merapi. Daerah itu kini penuh material vulkanik. Dari mulai debu, pasir, abu, hingga batu. Pepohonan pun hancur. Apalagi rumah-rumah penduduk.

Mbah Maridjan dan empat korban Merapi dimakamkan di lokasi ini. Saat ini, gundukan makam Mbah Maridjan tidak terlihat lagi. Sudah rata dengan abu vulkanik. Beberapa makam lainnya masih terlihat memiliki timbunan tanah. Berikut video: Makam Mbah Maridjan Tertimbun.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
dini
21/11/2010
hilaaannggg??? hilang nggak sama dengan tertimbun kaleeeeeee...
Balas   • Laporkan
Neuneuk
21/11/2010
Inilah salah satu berita yang gak berbobot untuk diberitakan.Masih banyak berita2 laen tentang tragedi merapi yang harus di angkat disini,terutama tentang perkembangan kondisi merapi itu sendiri dan keberadaan para korban2nya...bukan berita kyk gini !!
Balas   • Laporkan
Neuneuk
21/11/2010
Inilah salah satu berita yang gak berbobot untuk diberitakan.Masih banyak berita2 laen tentang tragedi merapi yang harus di angkat disini,terutama tentang perkembangan kondisi merapi itu sendiri dan keberadaan para korban2nya...bukan berita kyk gini !!
Balas   • Laporkan
ronaldoroy
21/11/2010
Yang pasti kita smua harus slalu ingat..: Bahwa MATI itu pasti..dan jgn lah kejadian ini dikaitkan dng hal² yg berbau mistik yg akan mengakibatkan SYIRIK...itu kan wajar posisi makam aja dekat zona berbahaya jd kalo tertimbun abu itu mah wajarrrrrrrr..
Balas   • Laporkan
halimah
21/11/2010
kekuasaan Allah emang ga da tandingannya,,,,, buat yang terkena bencana moga tabah yah,,,
Balas   • Laporkan
Bayu Bikara
21/11/2010
jangan terlalu di perbesar lagi lah, biarkan ruhnya tenang di alam baka
Balas   • Laporkan
Mr''Gigo
21/11/2010
Masak Alam Mau Di Lawan Ga Ada Yg Name Nya Juru Kunci....Klw Khendak Alam Mang Mau Meletus Ya Meletus Lah Ne Datang Pahlawan Indonesia Yg Ke Siangan Kena Madus Gembel Mati Jga Nya.....Haaaaaaa Haaaaaaa
Balas   • Laporkan
edy limbong
21/11/2010
smoga d trima d sisinya,,, AMIN
Balas   • Laporkan
tyo
21/11/2010
semoga mendapatkan tempat layak di sisinya. dan semoga tidak ada orang yang menyangkutpautkan hal macam2.... Untuk ang sangat mengagung2kan seorang manusia seperti mbah marijan, sesungguhnya beliau hanya manusia biasa, jangan berlebihan
Balas   • Laporkan
sutris no
21/11/2010
kata2 dari anti terlalu munafik,kita manusia gak ada yang sempurna bisa dikatakan, semua manusia 100% tidak akan berprilaku sesuai dengan ajaran agamanya masing2! jadi sebaiknya intropeksi saja kepada diri kita masing2..... itu bertanda tuhan syng kta?
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauĀ