Nasional

Feni Rose Bantah Sebut Yogya Kota Malapetaka

Lalu apa yang sebenarnya disampaikan Feni Rose dalam tayangan Silet pada 7 November 2010 i

Selasa, 9 November 2010, 00:40 WIB
Arfi Bambani Amri, Ajeng Mustika Triyanti
Feni Rose (Facebook)

VIVAnews - Presenter program infotainment Silet, Feni Rose, membantah kabar yang menyebutkan dirinya menyatakan “Yogyakarta adalah kota malapetaka.” Feni menyatakan, naskah yang dibacanya dalam tayangan infotainment Silet pada 7 November 2010 tidak seperti itu.

Menurutnya, perannya sebagai presenter hanya bekerja berdasarkan naskah yang telah disiapkan. Ia sangat menyesalkan beredarnya SMS, BBM, dan Twitter berantai mengenai dirinya yang telah meresahkan dan mencederai hati khususnya warga  Yogyakarta dan sekitarnya.

“Dalam tayangan Silet 7 November 2010, saya tidak pernah membacakan naskah apalagi membuat pernyataan bahwa Yogyakarta adalah kota malapetaka,” ujar Feni dalam laporan tertulis, Senin 8 November 2010.

Feni berusaha meluruskan naskah yang sebenarnya ia bacakan pada tayangan Silet 7 November 2010, sebagai berikut: “Puncak letusan Merapi kabarnya akan terjadi hari ini hingga esok hari pada laporan bulan yang jatuh pada tanggal 8 November. Ahli Lapan selalu mencatat hampir semua letusan dan guncangan gempa muncul pada bulan baru. Lantas apa yang terjadi dengan Yogyakarta? Mungkinkah Yogyakarta yang elok akan tergolek lemah tak berdaya? Benarkah Yogya yang dalam banyak lagu digambarkan begitu indah akan berubah menjadi penuh malapetaka?”

Terlepas dari itu, Feni menyampaikan permintaan maaf kepada warga Yogyakarta dan sekitarnya atas segala ekses yang terjadi akibat pesan berantai tentang dirinya dengan isi pesan yang kurang tepat. “Tidak ada sedikit pun di hati saya  untuk mencederai, melukai hati, menyinggung perasaan dan meresahkan warga Yogya dan sekitarnya,” kata Feni.

Feni juga menyampaikan rasa simpati dan duka cita mendalam kepada korban bencana di Merapi yang sedang berduka dan diliputi perasaan cemas. Ia berharap semoga selalu diberi kekuatan dan keadaan kembali aman.

Senin sore, Komisi Penyiaran Indonesia juga telah menghentikan sementara tayangan Silet di RCTI itu. Komisi menyatakan, tayangan dihentikan sampai Pemerintah mencabut status siaga atas Gunung Merapi.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
noorodin
16/11/2010
kasian sama Mba Feni yg jadi korban para pecundang di RCTI /MNC Group yg bisanya di balik layar...kami tahu agenda anda yang akan menghantam nilai-nilai baik di negeri ini..ini hanya salah satu karma.. anda menghantam yg lain.. kenanya sama org jogja hehe
Balas   • Laporkan
noorodin
16/11/2010
kasian sama Mba Feni yg jadi korban para pecundang di RCTI /MNC Group yg bisanya di balik layar...kami tahu agenda anda yang akan menghantam nilai-nilai baik di negeri ini..ini hanya salah satu karma.. anda menghantam yg lain.. kenanya sama org jogja hehe
Balas   • Laporkan
adith baik
13/11/2010
SUDAHLAH..tau sendiri kan Kebanyakan orang INDONESIA cuma mngurus hal2 yg gak penting,,..!!biasa butuh duit kalie..URUS TUH ORANG2 MISKIN BUKAN BISANYA CUMA NGURUSIN GINIAN...!!BASI BANGET.....!!!
Balas   • Laporkan
jamez
13/11/2010
SEMANGAT MBAK FENI.......!! kamu Gak salah kog.manusia ga ada yg sempurna.. so kita bisa maklumi....)) CHAYO mBak Feni..... we love you.....
Balas   • Laporkan
badcopo
12/11/2010
MULUTMU HARIMAUMU...
Balas   • Laporkan
pertamax
12/11/2010
gak ada bagus2nya nonton silet, udah set decor nya sok serem ditambah back sound nya yg sok serem juga, beritanya LEBAY! , bagusan acara flora fauna kemana2.
Balas   • Laporkan
reff
12/11/2010
LLLLEEEEBBBBAAAAAAYYYYYY.........
Balas   • Laporkan
Tak ada GADING yang tak Retak,..Kita selalu bisa melihat /menilai SEDIKIT kesalahan orang dan LEBIH sering LUPA Kebaikannya,..TETAP SEMANGAT ya dek Feni ...,masih byk org yg PENGERTIAN kok..keep Smile..:-)
Balas   • Laporkan
petani_kutho
09/11/2010
wah ga bisa kasih komentar banyak... belum liat sendiri video nya.. ada yang bisa ngasih link ga ya.. aku cuman bisanya ngasih link ini http://mlmxenia.tk/
Balas   • Laporkan
xeon
09/11/2010
mending mbak feni jadi host properti aje
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ